Produksi CPO Mitra Ogan stagnan



JAKARTA. Produksi crude palm oil (CPO) PT Perkebunan (PTP) Mitra Ogan hingga akhir tahun diprediksi akan stagnan. Hingga akhir tahun produksi CPO diperkirakan mencapai 90.000 ton atau sama dengan pencapaian tahun 2013.

Yan Satyananda, Sekertaris Perusahaan PTP Mitra Ogan mengatakan, sepanjang tahun ini produksi CPO Mitra Ogan belum dapat terkerek. Sebab, produksi tandan buah segar (TBS) di kebun Mitra Ogan tahun ini hanya berkisar antara 360.000 ton sampai akhir tahun. Atau kalaupun mengalami kenaikan produksi jelang akhir tahun ini produksi TBS diprediksi menyentuh 385.000 ton.

Artinya, produksi CPO anak usaha PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) mencapai 90.000 ton. Kondisi ini terjadi karena musim kemarau yang terjadi pada tahun 2012- 2013 lalu. "Sehingga membuat produksi minyak yang dihasilkan TBS sedikit," kata Yan pada Rabu (29/10) kemaren. 


Disisi lain, meskipun produksi CPO stagnan. Perusahaan tetap melakukan ekspansi bisnis. Salah satunya dengan pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS) yang saat ini tengah memasuki pembebasan lahan dan pembangunan fisik.

PKS yang berlokasi di Batanghari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan ditargetkan beroperasi pada November 2015. Sehingga total PKS yang dimiliki Mitra Ogan sebanyak 3 PKS yang berlokasi di Sumatera Selatan. PKS akan menempati luas area berkisar antara 7.200 hektar (ha). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News