KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri kelapa sawit Indonesia menghadapi tantangan produksi pada 2027 seiring potensi dampak kekeringan akibat fenomena El Nino. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) memperkirakan produksi minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan palm kernel oil (PKO) berisiko turun 4 juta ton hingga 5 juta ton. Ketua Umum Gapki Eddy Martono mencermati, dampak fenomena memanasnya suhu muka laut tersebut terhadap industri sawit baru akan terasa tahun depan. Potensi penurunan produksi tersebut terjadi ketika kebutuhan minyak kelapa sawit dalam negeri terus meningkat, salah satunya untuk mendukung implementasi program biodiesel 50% atau B50. Meski demikian, Eddy menilai pasokan bahan baku CPO untuk kebutuhan B50 pada tahun ini masih mencukupi.
Produksi CPO Terancam Turun 5 Juta Ton akibat El Nino, Program B50 Jadi Sorotan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri kelapa sawit Indonesia menghadapi tantangan produksi pada 2027 seiring potensi dampak kekeringan akibat fenomena El Nino. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) memperkirakan produksi minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan palm kernel oil (PKO) berisiko turun 4 juta ton hingga 5 juta ton. Ketua Umum Gapki Eddy Martono mencermati, dampak fenomena memanasnya suhu muka laut tersebut terhadap industri sawit baru akan terasa tahun depan. Potensi penurunan produksi tersebut terjadi ketika kebutuhan minyak kelapa sawit dalam negeri terus meningkat, salah satunya untuk mendukung implementasi program biodiesel 50% atau B50. Meski demikian, Eddy menilai pasokan bahan baku CPO untuk kebutuhan B50 pada tahun ini masih mencukupi.
TAG: