JAKARTA. Perusahaan tambang minyak Interra Resources Ltd mengklaim, pada kuartal II-2014, memproduksi 80.279 barel minyak dari sumur yang ada di Indonesia. Pencapaian ini naik 5,49% dibandingkan dengan total produksi minyak pada kuartal II-2013 yang sebesar 76.096 barel. Sumur produksi yang dimaksud, adalah pertama, blok TAC Tanjung Miring Timur dengan produksi minyak sebanyak 62.218 barel. Anak usaha PT Saratoga Investama Sedaya Tbk itu mengeluarkan dana US$ 2,63 juta untuk memproduksi minyak dan US$ 558.739 untuk mengembangkan Blok TAC Tanjung Miring Timur selama kuartal II-2014. Kedua, Blok TAC Linda Sele dengan produksi 18.061 barel. "Peningkatan produksi ini menggambarkan optimalisasi produksi yang dilakukan Interra melalui surface and borehole enhancement, pemeliharaan dan pemasangan instalasi produksi baru berhasil," kata Chief Executive Director Interra Resources Marcel Tjia dalam keterangan tertulisnya pekan lalu.
Produksi Interra Resources kuartal II naik 5,49%
JAKARTA. Perusahaan tambang minyak Interra Resources Ltd mengklaim, pada kuartal II-2014, memproduksi 80.279 barel minyak dari sumur yang ada di Indonesia. Pencapaian ini naik 5,49% dibandingkan dengan total produksi minyak pada kuartal II-2013 yang sebesar 76.096 barel. Sumur produksi yang dimaksud, adalah pertama, blok TAC Tanjung Miring Timur dengan produksi minyak sebanyak 62.218 barel. Anak usaha PT Saratoga Investama Sedaya Tbk itu mengeluarkan dana US$ 2,63 juta untuk memproduksi minyak dan US$ 558.739 untuk mengembangkan Blok TAC Tanjung Miring Timur selama kuartal II-2014. Kedua, Blok TAC Linda Sele dengan produksi 18.061 barel. "Peningkatan produksi ini menggambarkan optimalisasi produksi yang dilakukan Interra melalui surface and borehole enhancement, pemeliharaan dan pemasangan instalasi produksi baru berhasil," kata Chief Executive Director Interra Resources Marcel Tjia dalam keterangan tertulisnya pekan lalu.