JAKARTA. Indonesia masih rutin mengimpor kentang untuk kebutuhan industri. Kentang kebutuhan industri ini jenisnya kentang atlantik yang tidak ditanam di Indonesia. Sementara kentang sayur yang rutin dikonsumsi dan dijual di pasar-pasar jenisnya kentang granola. Kalau impor kentang granola ini sudah tidak lagi dilakukan dalam kurun empat tahun terakhir ini. Kalau pun ditemukan di pasaran ada kentang impor, itu dipastikan illegal. Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kemtan) Yanuardi mengatakan, Kemtan sudah lama tidak lagi mengeluarkan rekomendasi impor (rekom) untuk kentang jenis granola. Namun untuk impor kentang vairetas atlantik masih terus dilakukan mengingat tidak diproduksi di dalam negeri. Kalau pun petani menanam kentang jenis ini maka harus ada kerjasama dengan industri dulu yang siap untuk menyerapnya. "Karena kentang jenis atlantik hanya laku untuk industri dan tidak laku di pasar," ujar Yanuardi akhir pekan lalu.
Produksi minim, realisasi stop impor kentang sulit
JAKARTA. Indonesia masih rutin mengimpor kentang untuk kebutuhan industri. Kentang kebutuhan industri ini jenisnya kentang atlantik yang tidak ditanam di Indonesia. Sementara kentang sayur yang rutin dikonsumsi dan dijual di pasar-pasar jenisnya kentang granola. Kalau impor kentang granola ini sudah tidak lagi dilakukan dalam kurun empat tahun terakhir ini. Kalau pun ditemukan di pasaran ada kentang impor, itu dipastikan illegal. Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kemtan) Yanuardi mengatakan, Kemtan sudah lama tidak lagi mengeluarkan rekomendasi impor (rekom) untuk kentang jenis granola. Namun untuk impor kentang vairetas atlantik masih terus dilakukan mengingat tidak diproduksi di dalam negeri. Kalau pun petani menanam kentang jenis ini maka harus ada kerjasama dengan industri dulu yang siap untuk menyerapnya. "Karena kentang jenis atlantik hanya laku untuk industri dan tidak laku di pasar," ujar Yanuardi akhir pekan lalu.