Produksi minyak di blok Sangasanga melonjak



Jakarta. Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina mencatatkan kenaikan produksi dari blok minyak SangaSanga pada awal Juli ini. Kenaikan produksi mencapai sekitar 8.400 barel oil per day (BOPD). Pada periode Mei-Juni 2016, produksi dari lapangan SangaSanga hanya mencapai 6.300 BOPD.

“Ini berkah dari sinergi yang baik antara tim pekerja Sangasanga Field dengan EPT Asset 5 serta EPT Pusat”, ujar Sangasanga Field Manager Andri Haribowo dalam siaran pers pada Kamis (21/7).

Kenaikan produksi tersebut dicapai dengan cara melakukan pemboran baru. Peningkatan produksi juga didukung oleh Kerja Ulang Perawatan Sumur (KUPS) pada tujuh sumur existing, yaitu KUPS Sumur NKL-1060 dan LSE-1055, pekerjaan Skin Bypass pada sumur LSE-1076, LSE-1067, dan NKL-1041, serta melalui Well Service pada NKL-896 dan NKL-1042.


“Peningkatan produksi di Sangasanga Field sebagian besar diperoleh melalui kegiatan perawatan sumur eksisting. Salah satunya di sumur NKL-1060, Pertamina EP Sangasanga Field mendapatkan gain produksi hingga mencapai ±1.300 BOPD”, ungkap Asset 5 Senior Exploitation Manager, Agustinus Sugeng Rahmadi.

Public Relation Manager PT Pertamina EP Muhammad Baron mengkalim produksi minyak mentah lapangan Sangasanga terus meningkat signifikan sejak dikelola oleh Pertamina EP. “Pada tahun 2008 rata – rata produksi mencapai 3.900 BOPD, tahun 2009 mencapai 4.704 BOPD, tahun 2010 mencapai 4.911 BOPD, tahun 2011 mencapai 7.001 BOPD, dan tahun 2012 mencapai 7.300 BOPD. Selanjutnya, minyak hasil produksi Sangasanga Field akan diolah di kilang milik Pertamina yang dikelola RU V Balikpapan,” ujarnya.

Sejarah pengoperasian dan pengelolaan lapangan ini diawali oleh NIIHM (Nederlandsch-Indische Industrie en Handel Maatchappij) pada periode 1897-1905. Selanjutnya pengelolaan beralih kepada BPM (Batavia Petroleum Maatschappij) pada periode 1905-1942. Jepang sempat mengelola lapangan ini pada 1942-1945.

Selanjutnya terjadi beberapa kali peralihan dari BPM/SHELL/PERMINA/PERTAMINA pada periode 1945-1972, TIPCO – Tesoro pada 1972-1992, PTEN-MEDCO E&P pada 1992-2008, dan sejak 15 Oktober 2008 sampai sekarang dikelola oleh Pertamina EP

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News