Produksi Mobil Thailand Tumbuh 10,9%, Ekspor Justru Turun 2%



KONTAN.CO.ID - Produksi mobil Thailand meningkat pada Agustus 2026, didorong oleh kenaikan penjualan domestik.

Namun, ekspor kendaraan masih tertekan di tengah ketidakpastian ekonomi dan konflik di Timur Tengah.

Melansir Reuters, Federation of Thai Industries (FTI) mencatat, produksi mobil Thailand mencapai 124.646 unit pada Agustus 2026. Angka tersebut meningkat 10,93% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


Baca Juga: China Bakal Pangkas Tarif Produk Pertanian AS: Tapi Kedelai Tidak Termasuk

Pertumbuhan produksi tersebut juga lebih tinggi dibandingkan Juli 2026 yang tercatat sebesar 6,12% secara tahunan.

Dari sisi pasar domestik, penjualan mobil Thailand pada Agustus melonjak 25,59% dibandingkan Agustus tahun lalu. Pertumbuhan tersebut melanjutkan kenaikan 20,07% pada Juli.

Namun, kinerja ekspor masih menjadi tantangan bagi industri otomotif Thailand. Ekspor mobil pada Agustus turun 2,04% secara tahunan, berbalik dari pertumbuhan 2,39% pada Juli.

Thailand merupakan salah satu pusat produksi otomotif terbesar di Asia Tenggara sekaligus basis ekspor bagi sejumlah produsen otomotif global, termasuk Toyota dan Honda.

Pada Juli lalu, FTI memperkirakan produksi mobil Thailand sepanjang 2026 akan turun 3,33%. Proyeksi tersebut lebih pesimistis dibandingkan perkiraan sebelumnya yang masih memprediksi pertumbuhan produksi sebesar 3%.

FTI menyebut penurunan ekspor akibat konflik di Timur Tengah menjadi salah satu faktor yang membebani prospek produksi otomotif Thailand tahun ini.

Di tengah tantangan tersebut, pemerintah Thailand menyiapkan kebijakan untuk memperkuat industri otomotif domestik.

Baca Juga: F1 Kembali ke Sepang Setelah 9 Tahun, Ekonomi Malaysia Ikut Ketiban Untung

Pemerintah pada bulan lalu menyatakan berencana memangkas tarif cukai bagi produsen otomotif yang membangun fasilitas produksi di Thailand.

Insentif tersebut ditujukan untuk mendorong produsen meningkatkan penggunaan komponen dan bahan baku yang bersumber dari dalam negeri.

Dengan peningkatan penjualan domestik yang cukup kuat, pasar lokal menjadi salah satu penopang kinerja industri otomotif Thailand.

Namun, pelemahan ekspor menunjukkan industri otomotif negara tersebut masih menghadapi tekanan dari kondisi perdagangan dan geopolitik global.