JAKARTA. Angka produksi bahan baku tekstil berupa filamen serat fiber tahun ini diperkirakan menembus 800.000 ton. Penopangnya antara lain ekspansi pabrik serat fiber. Redma Gita Wirawasta, Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Synthetic Fiber Indonesia (APSyFI), menyebutkan, sampai dengan kuartal III tahun 2014, total kapasitas produksi serat benang fiber sudah mencapai 600.000 ton, atau naik 30% dibandingkan dengan periode sama tahun 2013. "Kenaikan angka produksi filamen serat fiber ini berasal dari penambahan kapasitas produksi yang dilakukan oleh beberapa perusahaan," kata Gita kepada KONTAN, Jumat (14/11). Gita memprediksikan, sampai dengan akhir tahun ini produksi serat fiber Indonesia mencapai 800.000 ton. Jika prediksi ini terealisasi, angka produksi serat fiber menembus rekor karena semula diprediksikan hanya mencapai 700.000 ton per tahun.
Produksi serat fiber tahun ini bisa tembus rekor
JAKARTA. Angka produksi bahan baku tekstil berupa filamen serat fiber tahun ini diperkirakan menembus 800.000 ton. Penopangnya antara lain ekspansi pabrik serat fiber. Redma Gita Wirawasta, Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Synthetic Fiber Indonesia (APSyFI), menyebutkan, sampai dengan kuartal III tahun 2014, total kapasitas produksi serat benang fiber sudah mencapai 600.000 ton, atau naik 30% dibandingkan dengan periode sama tahun 2013. "Kenaikan angka produksi filamen serat fiber ini berasal dari penambahan kapasitas produksi yang dilakukan oleh beberapa perusahaan," kata Gita kepada KONTAN, Jumat (14/11). Gita memprediksikan, sampai dengan akhir tahun ini produksi serat fiber Indonesia mencapai 800.000 ton. Jika prediksi ini terealisasi, angka produksi serat fiber menembus rekor karena semula diprediksikan hanya mencapai 700.000 ton per tahun.