Produsen AC Perkuat Bisnis Lewat Teknologi Kecerdasan Buatan dan Efisiensi Energi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebutuhan perangkat elektronik rumah tangga hemat energi mendorong produsen terus mengembangkan teknologi. Di sektor pendingin udara atau AC, inovasi tidak hanya pada kemampuan pendinginan, juga pengelolaan konsumsi listrik dan kemudahan penggunaan.

Maka,  PT LG Electronics Indonesia mengintegrasikan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) serta sejumlah fitur pengelolaan energi.

Presiden LG Electronics Indonesia, Ha Sang-chul mengatakan, pengembangan teknologi tersebut  bagian upaya perusahaan menyesuaikan produk dengan kebutuhan konsumen yang semakin beragam.


"Kehadiran produk baru  pasar Indonesia itu agar semakin banyak keluarga di Indonesia dapat merasakan pengalaman pendinginan ruangan yang lebih efisien," ujar Ha, Selasa (22/9).

Salah satu fokus pengembangan LG adalah pemanfaatan AI untuk menyesuaikan kinerja pendinginan berdasarkan kondisi ruangan dan pola penggunaan. Teknologi ini memungkinkan pengaturan suhu, kecepatan kipas, hingga arah hembusan udara dilakukan secara otomatis.

Dari sisi efisiensi energi, LG mengembangkan fitur yang memungkinkan pengguna memantau dan mengatur konsumsi listrik. Perusahaan juga menghadirkan teknologi yang dapat mendeteksi kondisi jendela terbuka untuk membantu mengoptimalkan penggunaan energi.

Baca Juga: AUTO Perkuat Bisnis Komponen, Bidik Pertumbuhan dari OEM hingga Aftermarket

Selain teknologi berbasis AI, LG tetap mengembangkan teknologi inverter dan pengaturan daya listrik untuk menjangkau kebutuhan konsumen dengan karakteristik ruangan yang berbeda.

Pengembangan tersebut diwujudkan melalui tiga lini AC terbaru di Indonesia, yakni Dualcool AI Air, Dualcool New Terminator Inverter, dan Turbocool New Terminator.

Ketiganya menawarkan kemampuan pendinginan dan pengelolaan energi yang berbeda. Untuk lini inverter, LG mengklaim teknologi yang digunakan mampu menghemat konsumsi listrik hingga 70% dibandingkan AC konvensional.

Product Director AC LG Electronics Indonesia, Joohoon Kim mengatakan, pengembangan portofolio tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menjangkau kebutuhan konsumen di pasar Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News