JAKARTA. Persaingan bisnis air minum dalam kemasan (AMDK) semakin ketat, seiring bertambahnya pemain di industri ini. Sebab itu, pelaku usaha di sektor ini kudu jeli menangkap peluang pasar khususnya nonritel, seperti hotel, restoran dan kafe (horeka). Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Air Minum dalam Kemasan (Aspadin) Rachmat Hidayat mengatakan, segmen horeka bisa menjadi nilai tambah bagi keuntungan bisnis air kemasan. "Masing-masing produsen membidik pangsa pasar nonritel ini bervariasi antara 10%-50% dari total penjualan," katanya, kepada KONTAN, Minggu (2/7). Tahun ini, Aspadin memproyeksikan pertumbuhan industri air mineral ini minimal 9%, terdorong bertambahnya jumlah penduduk. Rachmat bilang, pemain di bisnis air mineral terus berdatangan.
Produsen air mineral bidik pasar nonritel
JAKARTA. Persaingan bisnis air minum dalam kemasan (AMDK) semakin ketat, seiring bertambahnya pemain di industri ini. Sebab itu, pelaku usaha di sektor ini kudu jeli menangkap peluang pasar khususnya nonritel, seperti hotel, restoran dan kafe (horeka). Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Air Minum dalam Kemasan (Aspadin) Rachmat Hidayat mengatakan, segmen horeka bisa menjadi nilai tambah bagi keuntungan bisnis air kemasan. "Masing-masing produsen membidik pangsa pasar nonritel ini bervariasi antara 10%-50% dari total penjualan," katanya, kepada KONTAN, Minggu (2/7). Tahun ini, Aspadin memproyeksikan pertumbuhan industri air mineral ini minimal 9%, terdorong bertambahnya jumlah penduduk. Rachmat bilang, pemain di bisnis air mineral terus berdatangan.