JAKARTA. Perlambatan ekonomi memukul banyak lini bisnis di Indonesia. Tak terkecuali produsen alat berat. Mereka mulai mengurangi produksi di tengah menurunnya permintaan alat berat. Efeknya, jam kerja para pekerja juga dipangkas. Jamaluddin, Ketua Himpunan Alat Berat Indonesia (Hinabi) mengatakan, produsen alat berat nasional terkena dampak dari perlambatan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah. "Ekonomi melambat, permintaan alat berat juga turun, produksi kami juga menurun," ujar Jamaluddin, Senin (24/8). Lantaran produksi menurun, produsen juga mengurangi jam kerja. "Kami sebisa mungkin tak lakukan lay-off. Yang kami lakukan adalah meniadakan lembur, mengurangi jam kerja, dari tadinya libur satu hari, jadi libur dua hari," ujar Jamaluddin.
Produsen alat berat mulai memangkas jam kerja
JAKARTA. Perlambatan ekonomi memukul banyak lini bisnis di Indonesia. Tak terkecuali produsen alat berat. Mereka mulai mengurangi produksi di tengah menurunnya permintaan alat berat. Efeknya, jam kerja para pekerja juga dipangkas. Jamaluddin, Ketua Himpunan Alat Berat Indonesia (Hinabi) mengatakan, produsen alat berat nasional terkena dampak dari perlambatan ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah. "Ekonomi melambat, permintaan alat berat juga turun, produksi kami juga menurun," ujar Jamaluddin, Senin (24/8). Lantaran produksi menurun, produsen juga mengurangi jam kerja. "Kami sebisa mungkin tak lakukan lay-off. Yang kami lakukan adalah meniadakan lembur, mengurangi jam kerja, dari tadinya libur satu hari, jadi libur dua hari," ujar Jamaluddin.