JAKARTA. Produsen semen dalam negeri gundah gulana. Sebab, mereka mengkhawatirkan kemungkinan masuknya produk semen asal produsen dari negara-negara Asia seperti China dan Thailand. Ini terkait, pasar ekspor para produsen di Asia yang tertuju ke Amerika dan Eropa terus melemah. Sementara saat ini, Indonesia tak cukup mempunyai instrumen pelindung jika sewaktu-waktu semen impor membanjir di pasar lokal. Tercatat, Bea Masuk (BM) semen saat ini 0%."Memang saat ini, semen impor belum masuk. Tapi saat ini produsen di Asia seperti China dan Thailand sedang mencari pasar baru kemungkinan di negara-negara di Asia dan salah satunya Indonesia," kata Ketua Asosiasi Semen Indonesia Urip Timuryono, pekan lalu. Kebijakan yang tidak ketat itulah yang membuat pengusaha khawatir. Lambat laun, bukan tak mungkin semen impor masuk ke Indonesia. Meski, Urip mengakui saat ini produk semen impor memiliki harga yang masih tinggi bila masuk ke dalam negeri. Sehingga, sulit bersaing di pasar domestik.
Produsen Lokal Khawatir Serbuan Semen Impor
JAKARTA. Produsen semen dalam negeri gundah gulana. Sebab, mereka mengkhawatirkan kemungkinan masuknya produk semen asal produsen dari negara-negara Asia seperti China dan Thailand. Ini terkait, pasar ekspor para produsen di Asia yang tertuju ke Amerika dan Eropa terus melemah. Sementara saat ini, Indonesia tak cukup mempunyai instrumen pelindung jika sewaktu-waktu semen impor membanjir di pasar lokal. Tercatat, Bea Masuk (BM) semen saat ini 0%."Memang saat ini, semen impor belum masuk. Tapi saat ini produsen di Asia seperti China dan Thailand sedang mencari pasar baru kemungkinan di negara-negara di Asia dan salah satunya Indonesia," kata Ketua Asosiasi Semen Indonesia Urip Timuryono, pekan lalu. Kebijakan yang tidak ketat itulah yang membuat pengusaha khawatir. Lambat laun, bukan tak mungkin semen impor masuk ke Indonesia. Meski, Urip mengakui saat ini produk semen impor memiliki harga yang masih tinggi bila masuk ke dalam negeri. Sehingga, sulit bersaing di pasar domestik.