Para pengusaha suvenir ikut ketiban berkah Pilkada serentak yang akan berlangsung 9 Desember mendatang. Meski tidak signifikan, peningkatan pemesanan tetap ada. Biasanya suvenir yang banyak dipesan untuk kampanye berupa mug, gantungan kunci atau pin. Semakin banyak jumlah unit yang dipesan, harga jual pun bisa didiskon lebih besar oleh produsen. Meski hingar bingar pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan berlangsung awal Desember mendatang tidak senyaring pemilihan presiden (Pilpres) tahun lalu, namun momen ini tetap memberi angin segar bagi sejumlah pelaku usaha. Sebut saja para penyedia jasa suvenir. Biasanya suvenir juga dijadikan salah satu atribut untuk berkampanye selain kaus. Umumnya seperti pin, gelas atau gantungan kunci. Ibang Saputra pemilik usaha suvenir lewat bendera usaha SouvKaretBDG mengatakan, ajang Pilkada yang akan berlangsung bulan depan berpengaruh pada peningkatan pemesanan, namun tidak signifikan. Sebab, secara kuantitas jumlah barang yang dipesan memang akan jauh lebih banyak, namun keuntungan yang diperoleh cenderung sama dengan pesanan dengan jumlah lebih sedikit. Ini karena semakin banyak jumlah barang maka potongan harga pun akan semakin besar.
Produsen suvenir ikut merajut berkah pilkada
Para pengusaha suvenir ikut ketiban berkah Pilkada serentak yang akan berlangsung 9 Desember mendatang. Meski tidak signifikan, peningkatan pemesanan tetap ada. Biasanya suvenir yang banyak dipesan untuk kampanye berupa mug, gantungan kunci atau pin. Semakin banyak jumlah unit yang dipesan, harga jual pun bisa didiskon lebih besar oleh produsen. Meski hingar bingar pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan berlangsung awal Desember mendatang tidak senyaring pemilihan presiden (Pilpres) tahun lalu, namun momen ini tetap memberi angin segar bagi sejumlah pelaku usaha. Sebut saja para penyedia jasa suvenir. Biasanya suvenir juga dijadikan salah satu atribut untuk berkampanye selain kaus. Umumnya seperti pin, gelas atau gantungan kunci. Ibang Saputra pemilik usaha suvenir lewat bendera usaha SouvKaretBDG mengatakan, ajang Pilkada yang akan berlangsung bulan depan berpengaruh pada peningkatan pemesanan, namun tidak signifikan. Sebab, secara kuantitas jumlah barang yang dipesan memang akan jauh lebih banyak, namun keuntungan yang diperoleh cenderung sama dengan pesanan dengan jumlah lebih sedikit. Ini karena semakin banyak jumlah barang maka potongan harga pun akan semakin besar.