Profil Francis Yeoh dan Perjalanan YTL Group Menjadi Raksasa Global



KONTAN.CO.ID - Mari berkenalan dengan Francis Yeoh Sock Ping, salah satu tokoh bisnis paling berpengaruh di Malaysia dan pemimpin di balik ekspansi global YTL Group.

YTL Group sendiri merupakan konglomerat multinasional yang bergerak di sektor konstruksi, utilitas, properti, dan infrastruktur.

Kali ini, kita akan melihat perjalanan karier Francis Yeoh dan bagaimana strateginya mengembangkan YTL Group menjadi raksasa global.


Baca Juga: Nasib Duterte: ICC Nyatakan Mantan Presiden Filipina Layak Diadili

Profil dan Perjalanan Karier Francis Yeoh

Francis Yeoh lahir pada 23 Agustus 1954 di Kuala Selangor, Malaysia, dalam keluarga Yeoh yang berakar di dunia bisnis.

Mengutip catatan Forbes, ia menempuh pendidikan Sarjana Teknik di Kingston University London. Sejak muda, ia telah terlibat dalam bisnis keluarga yang didirikan oleh ayahnya Yeoh Tiong Lay pada tahun 1955.

Pada tahun 1988, Francis diangkat sebagai Managing Director YTL Corporation, posisi yang menandai dimulainya era baru ekspansi perusahaan.

Di bawah kepemimpinannya, YTL berkembang pesat dari perusahaan konstruksi menjadi konglomerat global yang mencakup berbagai unit bisnis seperti utilitas, real estate, hotel, telekomunikasi, dan infrastruktur sumber daya energi.

Baca Juga: Miliarder Singapura, Peter Lim, Hadirkan Wellington College ke BSD City

Ekspansi Global YTL Group

Beberapa pencapaian penting dalam karier dan strategi bisnisnya termasuk melakukan ekspansi global industri semen dan konstruksi. Dari ini, ia melakukan akuisisi perusahaan semen di Singapura yang memperluas jangkauan YTL di Asia dan Eropa.

Francis juga melakukan diversifikasi bisnis ke teknologi dan infrastruktur digital, seperti pembangunan pusat data bertenaga surya di Johor dengan investasi besar untuk mendukung pertumbuhan layanan cloud dan AI.

Langkah penting lain yang diambil Francis adalah membawa YTL berpartisipasi dalam proyek energi dan utilitas, termasuk kepemilikan PowerSeraya, salah satu pembangkit listrik terbesar di Singapura.

Baca Juga: Kekayaan Top 3 Miliarder Malaysia Naik Tajam di 2025, Ini Rahasianya

Nilai Kekayaan Francis Yeoh

Menurut Forbes, nilai kekayaan bersih Francis Yeoh bersama saudara-saudaranya mencapai sekitar US$3,6 miliar per tahun 2025.

Nilai itu sudah cukup untuk keluarga Yeoh berada di peringkat ke-7 dalam daftar 50 orang terkaya di Malaysia.

Dilansir dari The Star, beberapa sumber lain menyebut bahwa total kekayaan gabungan keluarga Yeoh bahkan meningkat hingga sekitar US$4,7 miliar karena pertumbuhan nilai saham YTL dan kolaborasi strategis seperti dengan perusahaan teknologi global.

Sebagai Direktur Eksekutif, kekayaan Francis sebagian besar berasal dari kepemilikan saham di berbagai unit usaha YTL, bukan gaji atau pendapatan personal tradisional.

Baca Juga: Daftar 5 Orang Terkaya Asia Tenggara Awal 2026: Miliarder Indonesia Mendominasi

Selanjutnya: Lewat Kopra, Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Ekonomi

Menarik Dibaca: Darurat Virus Nipah di India, Waspadai Gejala & Bahaya Kematian yang Mengintai

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News