KONTAN.CO.ID - Masuknya nama Kevin Warsh ke dalam calon pimpinan bank sentral Amerika Serikat alias The Fed semakin menjadi sorotan. Menjelang sidang konfirmasi pada 21 April, Warsh melaporkan total kekayaan lebih dari US$100 juta dalam dokumen keuangan resminya. Jika dikonfirmasi, Warsh berpotensi menjadi pimpinan terkaya dalam sejarah Federal Reserve, melampaui kekayaan pimpinan saat ini, Jerome Powell.
Sidang konfirmasi Warsh diperkirakan berlangsung alot. Sejumlah senator telah menyuarakan keberatan, termasuk Elizabeth Warren yang menilai proses tersebut sebaiknya ditunda. Sementara itu, Thom Tillis berencana menahan proses hingga investigasi Departemen Kehakiman terhadap Powell selesai. Meski masa jabatan Powell berakhir pada 15 Mei, ia masih bisa menjabat sementara jika pengganti belum dikonfirmasi. Bahkan, Powell tetap dapat menjadi gubernur The Fed hingga 2028.
Baca Juga: Paus Leo Tak Gentar, Tetap Kampanye Anti-Perang dan Lawan Donald Trump Rincian Aset dan Investasi Kevin Warsh
Dokumen setebal 69 halaman yang dirilis Selasa (14/4) itu memuat rincian investasi, pendapatan, serta komitmen Warsh untuk melepas sejumlah aset guna mematuhi aturan etika bank sentral. Mengutip
Reuters, Warsh tercatat memiliki dua investasi besar masing-masing bernilai lebih dari US$50 juta di Juggernaut Fund LP. Selain itu, ia juga menerima pendapatan konsultasi sebesar US$10,2 juta dari kantor investasi milik Stanley Druckenmiller. Namun, sejumlah aset tidak diungkap secara detail karena terikat perjanjian kerahasiaan. Warsh berjanji akan melepas kepemilikan tersebut jika resmi menjabat. Selain itu, terdapat puluhan aset lain tanpa nilai pasti, termasuk di sektor teknologi dan kripto seperti platform kopi robotik Cafe X, perusahaan
wearable teknologi Cionic, proyek kripto Blast berbasis Ethereum, dan startup kontrasepsi pria Contraline. Warsh juga memiliki kepemilikan di sekitar dua lusin entitas bernama THSDFS LLC, yang sebagian nilainya mencapai US$5 juta per aset.
Baca Juga: Presiden ICRC Kritik Ancaman Trump: Perang Tak Boleh Abaikan Nilai Kemanusiaan Kekayaan Keluarga dan Utang
Laporan tersebut juga mencantumkan aset milik istrinya, Jane Lauder, yang berasal dari keluarga pemilik perusahaan kosmetik Estee Lauder. Kekayaan Lauder diperkirakan mencapai sekitar US$1,9 miliar menurut Forbes. Di sisi lain, kewajiban Warsh relatif terbatas, antara lain hipotek hingga US$5 juta dari JPMorgan Chase, fasilitas kredit hingga US$5 juta dari PNC Bank, dan komitmen modal hampir US$2 juta di THSDFS LLC.
Pengungkapan ini menjadi krusial karena aturan etika
Federal Open Market Committee yang diperketat sejak 2022. Aturan tersebut membatasi kepemilikan aset tertentu, termasuk saham bank dan kripto, bagi pejabat bank sentral.
Baca Juga: Robert Mueller Meninggal Dunia, Eks Bos FBI yang Bongkar Skandal Trump-Rusia Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News