KONTAN.CO.ID - Nama Lucy Guo mendadak ramai dibicarakan oleh para pelaku pasar setelah ia resmi dinobatkan sebagai miliarder wanita termuda di dunia yang membangun kekayaannya sendiri. Keberhasilan pengusaha di bidang teknologi ini sekaligus menggeser posisi bintang pop Taylor Swift dalam jajaran orang terkaya dunia kategori self-made. Berdasarkan data terbaru dari Forbes, nilai kekayaan bersih Lucy Guo saat ini diperkirakan mencapai US$ 1,5 miliar.
Perjalanan Membangun Scale AI dari Nol
Kesuksesan Lucy Guo tidak datang begitu saja, melainkan berawal dari keberaniannya mengambil risiko besar sejak muda. Dikutip dari Observer, Guo sempat menempuh pendidikan di Carnegie Mellon University sebelum akhirnya memutuskan untuk berhenti kuliah atau drop out. Langkah ini ia ambil setelah terpilih mendapatkan Thiel Fellowship, sebuah program hibah bergengsi bagi anak muda untuk fokus membangun bisnis. Pada tahun 2016, saat usianya baru 21 tahun, ia mendirikan Scale AI bersama Alexandr Wang. Perusahaan ini memiliki peran krusial dalam industri teknologi karena menyediakan layanan pelabelan data yang dibutuhkan untuk melatih algoritma pembelajaran mesin (machine learning). Layanan mereka digunakan oleh raksasa dunia, mulai dari produsen mobil otonom hingga instansi militer di Amerika Serikat. Meskipun Guo sudah tidak terlibat dalam operasional harian Scale AI sejak 2018, ia tetap mempertahankan kepemilikan saham yang signifikan. Seiring dengan melambungnya valuasi perusahaan tersebut di tengah demam teknologi AI dunia, nilai aset pribadi Guo ikut terkerek naik hingga menjadikannya salah satu wanita terkaya di bumi.Inovasi Lewat Passes dan Kedisiplinan Harian
Setelah sukses dengan Scale AI, Guo kembali mencatatkan prestasi lewat pendirian Passes, sebuah platform yang membantu para kreator konten mendapatkan penghasilan langsung dari penggemar. Perusahaan rintisan ini baru saja mengamankan pendanaan seri A senilai US$ 40 juta atau setara dengan Rp 673,52 miliar pada awal tahun 2024. Selain kemampuan bisnisnya, gaya hidup Guo yang sangat disiplin juga menarik perhatian komunitas bisnis. Ia dikenal memiliki jadwal harian yang sangat ketat untuk memastikan produktivitasnya tetap berada di level maksimal meskipun memimpin banyak proyek besar secara bersamaan. Tonton: Demam Emas Berujung Skandal Penipuan di China, Dana Nasabah Rp 23 T Terancam Hilang Menurut laporan dari CNBC, berikut adalah beberapa kunci kedisiplinan hidup Lucy Guo yang mendukung kesuksesannya:- Manajemen Waktu Tidur: Ia sangat menjaga jam istirahat agar tetap memiliki fokus yang tajam dalam mengambil keputusan strategis perusahaan.
- Olahraga Berintensitas Tinggi: Rutinitas fisik setiap pagi menjadi cara bagi Guo untuk melatih ketahanan mental dalam menghadapi tekanan industri teknologi yang kompetitif.
- Pola Makan Teratur: Diet ketat dijalankan untuk menjaga level energi tetap stabil sepanjang hari selama bekerja di lingkungan startup yang serba cepat.
- Pemanfaatan Teknologi Kesehatan: Guo menerapkan metode biohacking atau memantau kondisi tubuhnya menggunakan perangkat digital canggih demi menjaga kebugaran optimal.