Profil Peserta 32 Besar Piala Dunia 2026: Cek yang Terkuat Berdasarkan Ranking FIFA



KONTAN.CO.ID - Fase grup Piala Dunia 2026 telah resmi berakhir. Sebanyak 32 negara memastikan tiket ke babak gugur dalam format baru yang terlihat sangat ramai.

Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang menggunakan format 48 peserta. Selain juara dan runner-up grup, delapan tim peringkat ketiga terbaik juga berhak lolos ke babak 32 besar.

Berikut profil peserta babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang diurutkan berdasarkan ranking FIFA per tanggal 29 Juni 2026.


Baca Juga: Skenario Messi vs Ronaldo di Piala Dunia 2026, Bisa Terjadi di Final

1. Argentina

Ranking FIFA: 1

Argentina lolos ke babak gugur dengan catatan sempurna setelah mengalahkan Aljazair 3-0, Austria 2-0, dan Yordania 3-1 di fase grup.

Juara bertahan kembali menunjukkan permainan yang matang. Lionel Messi tetap menjadi pembeda, sementara kedalaman skuad membuat Argentina menjadi salah satu kandidat terkuat mempertahankan gelar.

2. Prancis

Ranking FIFA: 2

Prancis menyapu bersih fase grup berkat kemenangan 3-1 atas Senegal, 3-0 atas Irak, dan 4-1 atas Norwegia.

Les Bleus tampil sebagai salah satu tim paling impresif di turnamen. Kylian Mbappe dan Michael Olise menjadi kekuatan utama. Dukungan Ousmane Dembele juga sangat vital.

3. Spanyol

Ranking FIFA: 3

Spanyol mengawali turnamen dengan hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde sebelum mengalahkan Arab Saudi 4-0 dan Uruguay 1-0.

Kembalinya Lamine Yamal membuat lini serang La Roja kembali berbahaya. Meski kedalaman skuad belum terlalu tebal, Spanyol tetap layak disebut sebagai kandidat juara.

4. Inggris

Ranking FIFA: 4

Inggris mengalahkan Kroasia 4-2, bermain imbang 0-0 melawan Ghana, lalu menundukkan Panama 2-0.

The Three Lions memiliki kualitas individu yang luar biasa. Namun, mereka masih kesulitan membongkar pertahanan rapat, ditambah sejumlah pemain mulai dibayangi cedera.

Baca Juga: Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gol Terbanyak dalam Satu Turnamen

5. Brasil

Ranking FIFA: 5

Brasil bermain imbang 1-1 melawan Maroko sebelum mengalahkan Haiti 3-0 dan Skotlandia 3-0.

Tim asuhan Carlo Ancelotti tetap menjadi salah satu unggulan juara. Namun, lini tengah dan sektor bek sayap masih menjadi titik yang perlu dibenahi.

6. Maroko

Ranking FIFA: 6

Maroko menahan Brasil 1-1 sebelum meraih kemenangan 1-0 atas Skotlandia dan 4-2 atas Haiti.

Performa impresif sejak Piala Dunia 2022 terus berlanjut. Dipimpin Achraf Hakimi, Maroko kembali menjadi tim yang berpotensi merepotkan lawan-lawan besar.

7. Belanda

Ranking FIFA: 7

Belanda bermain imbang 2-2 melawan Jepang, lalu mengalahkan Swedia 5-1 dan Tunisia 3-1.

Oranje tampil konsisten sepanjang fase grup. Meski demikian, faktor usia di lini belakang masih menjadi salah satu kelemahan yang perlu diantisipasi.

8. Portugal

Ranking FIFA: 8

Portugal bermain imbang 1-1 melawan RD Kongo, menang telak 5-0 atas Uzbekistan, dan kembali bermain imbang tanpa gol melawan Kolombia.

Portugal memiliki salah satu lini tengah terbaik di turnamen. Namun, lini depan mereka dinilai belum cukup tajam untuk membawa tim melangkah jauh.

Baca Juga: Piala Dunia 2026 Banjir Penonton, FIFA Berpotensi Pecahkan Rekor Pendapatan

9. Meksiko

Ranking FIFA: 9

Meksiko membuka turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan, kemudian mengalahkan Korea Selatan 1-0 dan Ceko 3-0.

Sebagai salah satu tuan rumah, Meksiko tampil sangat meyakinkan. Namun, mereka dinilai belum benar-benar menghadapi lawan dengan kualitas elite.

10. Belgia

Ranking FIFA: 10

Belgia bermain imbang 1-1 melawan Mesir, bermain imbang tanpa gol melawan Iran, lalu menang telak 5-1 atas Selandia Baru.

Meski berhasil lolos ke fase gugur, performa Belgia masih belum stabil. Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku sepertinya sudah tidak dalam performa terbaik.

11. Kolombia

Ranking FIFA: 11

Kolombia mengalahkan Uzbekistan 3-1 dan RD Kongo 1-0 sebelum bermain imbang tanpa gol melawan Portugal.

Luis Diaz menjadi pemain paling menonjol di skuad Kolombia. Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda, mereka berpeluang menghadirkan kejutan.

12. Jerman

Ranking FIFA: 12

Jerman membuka turnamen dengan kemenangan telak 7-1 atas Curacao, kemudian menang 2-1 atas Pantai Gading sebelum kalah 1-2 dari Ekuador.

Skuad Jerman dipenuhi pemain bertalenta, tetapi chemistry antarlini masih belum terbentuk dengan baik.

Baca Juga: FIFA Ingin Ubah Aturan Adu Penalti Piala Dunia 2026, Ini Detailnya

13. Kroasia

Ranking FIFA: 13

Kroasia kalah 2-4 dari Inggris sebelum bangkit mengalahkan Panama 1-0 dan Ghana 2-1.

Pengalaman tetap menjadi kekuatan utama Kroasia. Namun, usia sejumlah pemain senior mulai memengaruhi intensitas permainan mereka.

14. Amerika Serikat

Ranking FIFA: 15

Amerika Serikat menang 4-1 atas Paraguay dan 2-0 atas Australia sebelum kalah 2-3 dari Turki pada laga terakhir fase grup.

Mauricio Pochettino berhasil meningkatkan kualitas permainan tim. Meski demikian, kedalaman skuad masih menjadi perhatian jika mereka ingin melangkah lebih jauh.

15. Swiss

Ranking FIFA: 16

Swiss bermain imbang 1-1 melawan Qatar, kemudian mengalahkan Bosnia dan Herzegovina 4-1 serta Kanada 2-1.

Breel Embolo, Ruben Vargas, dan Granit Xhaka menjadi andalan Swiss. Kekuatan lini serang cukup menjanjikan, meski sektor pertahanan masih belum sepenuhnya solid.

16. Jepang

Ranking FIFA: 17

Jepang bermain imbang 2-2 melawan Belanda, menang telak 4-0 atas Tunisia, lalu bermain imbang 1-1 melawan Swedia.

Jepang kembali menunjukkan organisasi permainan yang disiplin di bawah tekanan. Cedera beberapa pemain penting berpotensi memengaruhi langkah mereka.

Baca Juga: Ronaldo Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Messi Sulit Menyamai Rekor Ini

17. Senegal

Ranking FIFA: 18

Senegal mengawali fase grup dengan kekalahan 1-3 dari Prancis dan 2-3 dari Norwegia sebelum bangkit lewat kemenangan telak 5-0 atas Irak untuk memastikan tiket ke babak gugur.

Senegal memiliki banyak pemain berkualitas yang mampu tampil dominan saat menghadapi lawan selevel. 

18. Austria

Ranking FIFA: 22

Austria mengawali fase grup dengan kemenangan 3-1 atas Yordania, kemudian kalah 0-2 dari Argentina sebelum bermain imbang 3-3 melawan Aljazair.

Meski sejumlah pemain senior mulai mengalami penurunan performa, Austria masih memiliki fondasi skuad yang kuat. Tim ini berpotensi menyulitkan lawan.

19. Norwegia

Ranking FIFA: 23

Norwegia membuka turnamen dengan kemenangan 4-1 atas Irak dan 3-2 atas Senegal sebelum kalah 1-4 dari Prancis pada laga terakhir fase grup.

Kekalahan dari Prancis terjadi saat Norwegia melakukan rotasi besar-besaran. Dipimpin Erling Haaland dan Martin Odegaard, tim ini dinilai memiliki kualitas untuk melangkah jauh.

20. Ekuador

Ranking FIFA: 24

Ekuador kalah tipis 0-1 dari Pantai Gading dan bermain imbang tanpa gol melawan Curacao sebelum memastikan tiket ke babak gugur lewat kemenangan 2-1 atas Jerman.

Kemenangan atas Jerman menunjukkan mental bertanding Ekuador. Dengan pemain seperti Moises Caicedo, Piero Hincapie, Pervis Estupinan, dan Gonzalo Plata, mereka memiliki kualitas untuk menciptakan kejutan.

Baca Juga: Bukan Akademi Elite, Ini Rahasia Norwegia Lahirkan Erling Haaland

21. Mesir

Ranking FIFA: 26

Mesir bermain imbang 1-1 melawan Belgia, mengalahkan Selandia Baru 3-1, lalu kembali bermain imbang 1-1 menghadapi Irak.

Meski Mohamed Salah tetap menjadi bintang utama, Mesir tidak lagi bergantung kepada satu pemain. Omar Marmoush, Zizo, dan Trezeguet turut memberikan kontribusi besar.

22. Australia

Ranking FIFA: 28

Australia membuka fase grup dengan kemenangan 2-0 atas Turki, kemudian kalah 0-2 dari Amerika Serikat dan bermain imbang tanpa gol melawan Paraguay.

Australia dinilai masih kurang memiliki kreativitas dan daya gedor untuk bersaing dengan tim-tim unggulan.

23. Aljazair

Ranking FIFA: 29

Aljazair lolos ke babak gugur setelah kalah 0-3 dari Argentina, menang 2-1 atas Yordania, dan bermain imbang 3-3 melawan Austria.

Performa Aljazair sepanjang fase grup belum terlalu meyakinkan. Kemenangan tipis atas Yordania dan hasil imbang melawan Austria menjadi modal utama mereka.

24. Kanada

Ranking FIFA: 30

Kanada bermain imbang 1-1 melawan Bosnia dan Herzegovina, menang telak 6-0 atas Qatar, kemudian kalah 1-2 dari Swiss.

Kanada tampil cukup kompetitif selama fase grup. Namun, cedera Alphonso Davies dan Ismael Kone menjadi kerugian besar.

Baca Juga: Julukan 48 Negara Peserta Piala Dunia 2026, Lengkap dengan Makna dan Sejarahnya

25. Pantai Gading

Ranking FIFA: 31

Pantai Gading menang 1-0 atas Ekuador, kalah tipis 1-2 dari Jerman, lalu kembali menang 1-0 atas Curacao untuk mengamankan tiket ke babak gugur.

Pantai Gading menjadi salah satu tim yang patut diwaspadai. Yan Diomande tampil impresif sepanjang fase grup, didukung Amad Diallo, Nicolas Pepe, dan Franck Kessie.

26. Swedia

Ranking FIFA: 36

Swedia mengawali turnamen dengan kemenangan telak 5-1 atas Tunisia, kemudian kalah 1-5 dari Belanda sebelum bermain imbang 1-1 melawan Jepang.

Duet Alexander Isak dan Viktor Gyokeres menjadi ancaman utama di lini depan. Namun, lemahnya pertahanan dan minimnya kreativitas membuat Swedia masih diragukan.

27. Paraguay

Ranking FIFA: 37

Paraguay kalah telak 1-4 dari Amerika Serikat sebelum bangkit mengalahkan Turki 1-0 dan bermain imbang tanpa gol melawan Australia.

Meski memiliki reputasi sebagai tim dengan pertahanan yang solid, Paraguay kesulitan menciptakan peluang dan masih minim daya gedor.

28. RD Kongo

Ranking FIFA: 41

RD Kongo mengawali fase grup dengan kemenangan 2-1 atas Ceko sebelum kalah 0-1 dari Meksiko dan kembali takluk 0-1 saat menghadapi Afrika Selatan.

Yoane Wissa menjadi tumpuan utama di lini depan. Meski demikian, kualitas skuad secara keseluruhan membuat RD Kongo tetap dipandang sebagai salah satu tim nonunggulan.

Baca Juga: 6 Rekor Lionel Messi di Piala Dunia yang Sulit Dipecahkan

29. Afrika Selatan

Ranking FIFA: 54

Afrika Selatan kalah 0-2 dari Meksiko, bermain imbang 1-1 melawan Ceko, kemudian menang tipis 1-0 atas Korea Selatan.

Minimnya produktivitas gol menjadi kelemahan yang bisa menyulitkan mereka pada babak gugur.

30. Bosnia dan Herzegovina

Ranking FIFA: 61

Bosnia dan Herzegovina bermain imbang 1-1 melawan Kanada, kalah 1-4 dari Swiss, lalu menutup fase grup dengan kemenangan 3-1 atas Qatar.

Penampilan pemain muda Kerim Alajbegovic menjadi salah satu kejutan positif yang meningkatkan prospek tim ini.

31. Tanjung Verde

Ranking FIFA: 64

Tanjung Verde bermain imbang tanpa gol melawan Spanyol, menahan Uruguay 2-2, dan kembali bermain imbang 0-0 melawan Arab Saudi.

Keberhasilan lolos ke babak gugur menjadi pencapaian besar bagi Tanjung Verde setelah mampu menyingkirkan Uruguay. 

32. Ghana

Ranking FIFA: 65

Ghana mengawali fase grup dengan kemenangan 1-0 atas Panama, kemudian bermain imbang tanpa gol melawan Inggris sebelum kalah 1-2 dari Kroasia.

Meski kualitas skuad dinilai belum merata, Ghana menunjukkan kemampuan bertahan yang cukup baik, terutama saat menahan Inggris. 

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Aturan FIFA soal Diaspora Ubah Peta Persaingan Tim Nasional

TAG: