Profil Reski Damayanti, Srikandi Hukum yang Kini Jadi Direktur Indosat (ISAT)



KONTAN.CO.ID -  PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) resmi melakukan perombakan besar pada jajaran Dewan Direksi perusahaan.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Selasa (5/5), emiten telekomunikasi ini menetapkan susunan pengurus baru untuk memperkuat ambisi menjadi perusahaan teknologi digital di Indonesia.

Melansir dari laman Kompas.com, perombakan ini mencakup pengangkatan tiga nama baru dalam jajaran Direksi.


Baca Juga: Top 5 perempuan Terkaya di Asia Awal 2026: Perintis atau Pewaris?

Salah satu sosok yang menjadi sorotan adalah Reski Damayanti, yang kini resmi naik menjadi Direktur setelah sebelumnya menjabat sebagai Chief Legal & Regulatory Officer perusahaan.

Profil Lengkap Reski Damayanti

Reski Damayanti merupakan sosok profesional dengan latar belakang hukum yang sangat kuat di industri korporasi.

Sebelum mendapatkan kepercayaan sebagai Direktur Indosat, ia telah meniti karier panjang di berbagai perusahaan multinasional terkemuka.

Mengutip informasi dari situs resmi Indosat Ooredoo Hutchison dan laman profesional LinkedIn miliknya, berikut adalah profil mendalam Reski Damayanti:

Latar Belakang Pendidikan:

  • Sarjana Hukum (S1) dari Universitas Indonesia.
  • Magister Hukum (S2) dari Universitas Indonesia.
Perjalanan Karier:

  • Indosat Ooredoo Hutchison: Menjabat sebagai Chief Legal & Regulatory Officer (sejak Mei 2023) dan Corporate Secretary sebelum diangkat menjadi Direktur.
  • PT Unilever Indonesia Tbk: Menjabat sebagai Legal Director (General Counsel) & Corporate Secretary.
  • PT 3M Indonesia: Menjabat sebagai General Counsel (2014-2015).
  • PT Heinz ABC Indonesia: Menjabat sebagai General Counsel (2010-2014).
  • PT P&G Home Product Indonesia: Menjabat sebagai Legal Counsel (2008-2009).
  • PT Combiphar and Anugerah Corporation: Menjabat sebagai Legal Counsel (2004-2007).
  • Mengawali karier profesionalnya di berbagai firma hukum di Jakarta.
Dengan pengalaman lebih dari 18 tahun, Reski dikenal memiliki keahlian dalam menangani isu-isu strategis, mulai dari kepatuhan regulasi, tata kelola perusahaan, hingga transaksi korporasi berskala besar seperti merger dan akuisisi.

Baca Juga: Profil Scott Kirby: Eks Analis Pentagon yang Kini Jadi CEO Agresif United Airlines

Detail Perombakan Direksi ISAT

Berdasarkan keputusan RUPST yang berlangsung di Jakarta, Indosat menambah kekuatan di level manajerial untuk mendukung transformasi digital yang kian masif.

Direksi Indosat kini diisi oleh kombinasi talenta lokal dan internasional yang memiliki spesialisasi berbeda-beda.

Berikut adalah daftar lengkap Dewan Direksi PT Indosat Tbk (ISAT) terbaru:

  • Direktur Utama: Vikram Sinha  
  • Direktur: Lee Chi Hung (Nicky Lee)  
  • Direktur: Muhammad Buldansyah  
  • Direktur: Irsyad Sahroni  
  • Direktur: Cheung Kwok Tung (Desmond Cheung)  
  • Direktur: Syed Bilal Kazmi  
  • Direktur: Reski Damayanti  
  • Direktur: Apoorva Mehrotra  
  • Direktur: Honesti Basyir  
Selain Reski Damayanti, nama Apoorva Mehrotra juga bergabung sebagai Direktur baru dengan membawa pengalaman global selama 25 tahun di kawasan Asia dan Afrika, termasuk kepemimpinan di Vodafone dan Airtel.

Fokus Strategis dan Nilai Tukar

Penyegaran organisasi ini dilakukan di tengah upaya Indosat untuk terus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham. 

Kehadiran Reski Damayanti dalam jajaran direksi diharapkan dapat memastikan aspek hukum dan regulasi perusahaan berjalan selaras dengan inovasi teknologi yang tengah dikembangkan, terutama dalam pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan perluasan jaringan 5G di tanah air.

Tonton: Kapal Tanker Iran Masuk Perairan RI! Kemlu: Tidak Melanggar Hukum

Sebagai informasi tambahan, perombakan ini tidak hanya terjadi di level Direksi, namun juga menyentuh jajaran Dewan Komisaris guna menjaga tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.

Dengan susunan pengurus yang baru, Indosat optimis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan positif pada tahun buku 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News