Profit taking bikin rupiah melemah 0,11% ke Rp 14.070 per dolar AS



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah menguat dalam dua hari terakhir, pada perdagangan hari ini, Rabu (18/11), penguatan rupiah terhenti. Merujuk Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup di level Rp 14.070 per dolar Amerika Serikat (AS). Dengan demikian rupiah melemah 0,11% dibanding penutupan Selasa (17/11) yang masih di level Rp 14.055 per dolar AS.

Setali tiga uang, pelemahan rupiah juga terjadi di kurs tengah Bank Indonesia (BI). Mata uang Garuda ini ditutup melemah 0,32% ke level Rp 14.118 per dolar AS.

Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Puteri menjelaskan, pelemahan rupiah hari ini merupakan respons pasar terhadap penguatan rupiah dalam beberapa hari terakhir. Dia menyebut, terjadi aksi profit taking dari investor untuk mengompensasi penguatan yang sudah terjadi beberapa hari sebelumnya.


Baca Juga: IHSG besok diprediksi menguat terdorong keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia

“Kalau bicara sentimen untuk rupiah pada perdagangan Kamis (19/11), sepertinya dari eksternal, gelombang baru kasus Covid-19 di beberapa negara masih akan memengaruhi pergerakan valas. Sementara dari dalam negeri, capital flow dan jelang keputusan rapat dewan gubernur BI juga akan diantisipasi oleh pasar,” kata Reny kepada Kontan.co.id, Rabu (18/11).

Menurut Reny pada perdagangan besok rupiah akan cenderung bergerak sideways. Dia memperkirakan rupiah akan bergerak pada rentang Rp 14.050 per dolar AS-Rp 14.148 per dolar AS.

Baca Juga: Kurs rupiah ditutup melemah 0,11% ke Rp 14.070 per dolar AS pada Rabu (18/11)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati