KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyatakan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)/bedah rumah di Sulawesi Utara meningkat hingga 10 kali lipat. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Sri Haryati ketika mewakili sambutan Menteri PKP Maruarar Sirait di acara Prosesi Launching Program BSPS Tahun Anggaran 2026 di Sulawesi Utara serta Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Kementerian PKP bersama BP Tapera, Bank Negara Indonesia (BNI), Permodalan Nasional Madani (PNM), dan Sarana Multigriya Finansial (SMF) di Manado, Rabu (8/4/2026). “Peningkatan program BSPS secara nasional melonjak dari 45.000 unit pada tahun 2025 menjadi 400.000 unit pada tahun 2026. Khusus untuk Sulawesi Utara, meningkat dari 748 unit menjadi 8.198 unit atau meningkat hampir 10 kali lipat,” ujar Sri Haryati dalam keterangan tertulis, Kamis (9/4/2026).
Program Bedah Rumah Pemerintah Targetkan 400.000 Unit di Tahun 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyatakan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)/bedah rumah di Sulawesi Utara meningkat hingga 10 kali lipat. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Sri Haryati ketika mewakili sambutan Menteri PKP Maruarar Sirait di acara Prosesi Launching Program BSPS Tahun Anggaran 2026 di Sulawesi Utara serta Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Kementerian PKP bersama BP Tapera, Bank Negara Indonesia (BNI), Permodalan Nasional Madani (PNM), dan Sarana Multigriya Finansial (SMF) di Manado, Rabu (8/4/2026). “Peningkatan program BSPS secara nasional melonjak dari 45.000 unit pada tahun 2025 menjadi 400.000 unit pada tahun 2026. Khusus untuk Sulawesi Utara, meningkat dari 748 unit menjadi 8.198 unit atau meningkat hampir 10 kali lipat,” ujar Sri Haryati dalam keterangan tertulis, Kamis (9/4/2026).
TAG: