Program Magang Nasional Tahap 1 Kelar, Kemnaker Siapkan Hadiah untuk Peserta



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyiapkan hadiah bagi peserta Magang Nasional Batch I Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), yakni sertifikat kompetensi yang dinilai bisa menjadi bekal penting memasuki dunia kerja.

Program ini menjadi tahap lanjutan setelah peserta menyelesaikan magang di perusahaan. Pemerintah menekankan relasi peserta dengan Kemnaker tidak berhenti usai program magang berakhir.

"Interaksi antara peserta Magang Nasional Batch I dengan Kemnaker belum selesai. Fase selanjutnya kami bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memberikan sertifikat kompetensi," ujar Yassierli, dikutip dari Antara, Jumat (24/4/2026).


Baca Juga: Terbatas Penglihatan, Tak Terbatas Tekad: Mbah Sarjo Menjemput Panggilan Haji

Peserta Magang Dapat Sertifikat Kompetensi dari BNSP

Sertifikat kompetensi ini menjadi pengakuan bahwa peserta magang memiliki keterampilan sesuai bidang atau desk masing-masing.

Untuk mendapatkannya, peserta akan mengikuti uji kompetensi melalui:

- Balai pelatihan kerja milik Kemnaker - Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) mitra BNSP

Skema ini diharapkan memperkuat kesiapan lulusan magang saat memasuki pasar kerja, sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja muda.

Bagi pencari kerja, sertifikasi kompetensi dinilai penting karena dapat menjadi nilai tambah saat melamar pekerjaan, terutama di sektor yang menuntut standar keterampilan tertentu.

Tonton: Usai Khalid Basalamah, KPK Panggil Empat Bos Biro Travel Haji

Kemnaker Arahkan Alumni Magang Cari Kerja lewat SiapKerja

Setelah sertifikasi, peserta juga diarahkan memanfaatkan platform SiapKerja untuk mengakses peluang kerja.

Menurut Yassierli, Kemnaker terus mengintegrasikan SiapKerja dengan berbagai portal swasta agar lowongan kerja dalam dan luar negeri terkonsolidasi dalam satu platform.

Langkah ini dinilai dapat mempercepat transisi peserta magang dari pelatihan menuju penempatan kerja.

Beberapa manfaat yang ditawarkan melalui ekosistem ini antara lain:

- Akses lowongan kerja lebih luas - Koneksi dengan kebutuhan industri - Jalur transisi dari magang ke pekerjaan formal - Dukungan sertifikasi untuk meningkatkan employability

Tonton: RI Mau Pungut Tarif Selat Malaka, Malaysia & Singapura Langsung Menolak!

Pelatihan Vokasi Akan Disesuaikan dengan Kebutuhan Industri

Sebelumnya, Yassierli menegaskan pelatihan vokasi di balai Kemnaker juga akan disesuaikan lebih dekat dengan kebutuhan industri, khususnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Proyek Strategi Nasional (PSN).

Menurutnya, pelatihan dan program magang ke depan harus lebih match dengan kebutuhan dunia usaha.

"Kami ingin pelatihan vokasi dan magang lebih dekat dengan kebutuhan KEK maupun PSN," ujar Yassierli dikutip dari Kompas.com, Kamis (23/4/2026).

Penyesuaian ini dilakukan karena terdapat kebutuhan tenaga kerja spesifik di sejumlah KEK yang belum sepenuhnya terjawab lewat skema pelatihan saat ini.

Kesenjangan antara kebutuhan industri dan kurikulum pelatihan itu disebut harus segera diatasi.

Tonton: Pemimpin Iran Terluka Parah! Kekuasaan Beralih ke Garda Revolusi

Sebanyak 25 KEK Disiapkan untuk Peserta Magang

Kemnaker menyiapkan 25 Kawasan Ekonomi Khusus untuk menerima peserta magang.

Harapannya, peserta bukan hanya memperoleh pengalaman industri riil, tetapi juga memiliki peluang lebih besar langsung terserap pasar kerja setelah program selesai.

Fokus pemerintah bukan hanya menambah jumlah peserta magang, tetapi memastikan pengalaman magang relevan dengan kebutuhan industri.

Dengan pendekatan ini, magang diposisikan bukan sekadar program pelatihan, tetapi jalur masuk ke dunia kerja.

Baca Juga: Rencana Pungutan Pajak Jalan Tol dan Orang Kaya Dibatalkan

Sertifikat Kompetensi Jadi Nilai Tambah di Pasar Kerja

Di tengah kebutuhan tenaga kerja yang makin kompetitif, sertifikasi kompetensi dinilai bisa menjadi pembeda bagi peserta magang.

Program ini juga memberi sinyal pemerintah mendorong model link and match yang lebih kuat antara:

- Pelatihan vokasi - Magang industri - Sertifikasi kompetensi - Penempatan kerja

Bagi peserta Magang Nasional Batch I, hadiah sertifikat kompetensi bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga modal untuk meningkatkan peluang karier setelah lulus program.

Dengan integrasi magang, sertifikasi dan akses lowongan kerja, program ini berpotensi menjadi model penguatan tenaga kerja muda yang lebih siap masuk industri. Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/04/24/190900126/kemenaker-bakal-beri-hadiah-bagi-peserta-magang-nasional-tahap-i  

Heboh Kas Negara Tinggal Rp 120 Triliun, Purbaya Angkat Bicara
© 2026 Konten oleh Kontan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News