JAKARTA. Asosiasi Pengembang Kendaraan Listrik Bermerek Nasional (Apklibernas) mendorong pemerintah agar menghidupkan kembali program mobil listrik nasional. Ketua Apklibernas, Soekotjo Herupramono mengatakan perusahaan yang tergabung di asosiasi ini siap untuk mengembangkan proyek mobil listrik ini. Apklibernas berharap, nantinya mobil listrik mampu berkontribusi 10% terhadap penjualan mobil nasional. Dampak lain yang diharapkan dari program ini adalah berkembangnya industri komponen nasional. "Supply mobil nasional ini berasal dari industri komponen nasional, jadi ini menghidupkan industri komponen," katanya. Sementara itu, Dosen ITS Muhammad Nur Yuniarto mengatakan sejatinya Indonesia saat ini sudah mampu untuk memproduksi mobil listrik. Hanya saja, walaupun mobil diproduksi dengan paten nasional, tetapi Indonesia masih terkendala dengan baterainya masih impor.
Program mobil listrik akan kurangi impor BBM
JAKARTA. Asosiasi Pengembang Kendaraan Listrik Bermerek Nasional (Apklibernas) mendorong pemerintah agar menghidupkan kembali program mobil listrik nasional. Ketua Apklibernas, Soekotjo Herupramono mengatakan perusahaan yang tergabung di asosiasi ini siap untuk mengembangkan proyek mobil listrik ini. Apklibernas berharap, nantinya mobil listrik mampu berkontribusi 10% terhadap penjualan mobil nasional. Dampak lain yang diharapkan dari program ini adalah berkembangnya industri komponen nasional. "Supply mobil nasional ini berasal dari industri komponen nasional, jadi ini menghidupkan industri komponen," katanya. Sementara itu, Dosen ITS Muhammad Nur Yuniarto mengatakan sejatinya Indonesia saat ini sudah mampu untuk memproduksi mobil listrik. Hanya saja, walaupun mobil diproduksi dengan paten nasional, tetapi Indonesia masih terkendala dengan baterainya masih impor.