KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah menyebut program pembukaan rekening gratis bagi masyarakat berusia di atas 17 tahun, akan mempriotitaskan sasaran kelompok desil 1 sampai dengan desil 4. Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Wibowo mengatakan, program pembukaan rekening gratis ini nantinya akan menyasar sekitar 25,1 juta penduduk Indoensia. "Prioritas sekarang di desil 1 sampai desil 4, sekitar 25,1 juta penduduk kita yang kita akan targetkan untuk pembukaan rekening," kata Dradjad kepada awak media, Rabu (14/10/2026). Baca Juga: Dirut Agrinas Sebut 159 Manager Kopdes Mengundurkan Diri Lebih lanjut Dradjad juga menyebut bahwa pemerintah sudah menyiapkan anggaran pembukaan rekening gratis ini, dengan per rekening akan diisi saldo sebesar Rp 50.000. "Ya, dari pemerintah itu yang sudah kita siapkan kan pembukaan rekening ya, yang Rp 50.000 itu. Bagaimana instrumennya, mekanismenya, alatnya itu nanti akan kita bicarakan lagi," ujarnya. Sebelumnya, pemerintah memperkirakan anggaran program pembukaan rekening gratis disebut mencapai Rp 3,8 triliun. Senada, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara Ferry Irawan mengatakan, pemerintah akan memprioritaskan pelaksanaan program bagi kelompok sasaran tersebut terlebih dahulu. Adapun pemerintah berharap program pembukaan rekening gratis dapat direalisasikan sebelum akhir 2026. Dradjad menegaskan, pemerintah menyiapkan program tersebut untuk berjalan pada tahun ini. "2026 kita harapkan bisa dilakukan. Karena memang kita siapkan untuk 2026," ujarnya. Meski demikian, pemerintah belum merinci jadwal pasti pelaksanaan program tersebut. Dradjad mengatakan, pemerintah akan mempercepat persiapannya, mengingat saat ini sudah memasuki Oktober 2026.
Program Pembukaan Rekening Gratis Akan Sasar Masyarakat Desil 1 Hingga 4
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah menyebut program pembukaan rekening gratis bagi masyarakat berusia di atas 17 tahun, akan mempriotitaskan sasaran kelompok desil 1 sampai dengan desil 4. Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Wibowo mengatakan, program pembukaan rekening gratis ini nantinya akan menyasar sekitar 25,1 juta penduduk Indoensia. "Prioritas sekarang di desil 1 sampai desil 4, sekitar 25,1 juta penduduk kita yang kita akan targetkan untuk pembukaan rekening," kata Dradjad kepada awak media, Rabu (14/10/2026). Baca Juga: Dirut Agrinas Sebut 159 Manager Kopdes Mengundurkan Diri Lebih lanjut Dradjad juga menyebut bahwa pemerintah sudah menyiapkan anggaran pembukaan rekening gratis ini, dengan per rekening akan diisi saldo sebesar Rp 50.000. "Ya, dari pemerintah itu yang sudah kita siapkan kan pembukaan rekening ya, yang Rp 50.000 itu. Bagaimana instrumennya, mekanismenya, alatnya itu nanti akan kita bicarakan lagi," ujarnya. Sebelumnya, pemerintah memperkirakan anggaran program pembukaan rekening gratis disebut mencapai Rp 3,8 triliun. Senada, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara Ferry Irawan mengatakan, pemerintah akan memprioritaskan pelaksanaan program bagi kelompok sasaran tersebut terlebih dahulu. Adapun pemerintah berharap program pembukaan rekening gratis dapat direalisasikan sebelum akhir 2026. Dradjad menegaskan, pemerintah menyiapkan program tersebut untuk berjalan pada tahun ini. "2026 kita harapkan bisa dilakukan. Karena memang kita siapkan untuk 2026," ujarnya. Meski demikian, pemerintah belum merinci jadwal pasti pelaksanaan program tersebut. Dradjad mengatakan, pemerintah akan mempercepat persiapannya, mengingat saat ini sudah memasuki Oktober 2026.
TAG: