KONTAN.CO.ID - Di ruang tamu rumahnya yang sederhana, tumpukan potongan denim berserakan di atas lantai. Dari bahan-bahan yang tak lagi dianggap berguna itu, Aan Andasari mulai menggunting dan menjahit hingga menjadi aksesori yang layak jual. Bahkan, produknya kini menjadi salah satu produk merchandise PNM untuk tahun 2026 mendatang. Wanita yang juga menjadi nasabah PNM Mekaar asal Bekasi tersebut membuktikan, limbah tekstil dapat menjadi sumber penghidupan baru. Menyasar market penyuka produk kreatif dengan modal ketekunan. Di balik karyanya, terdokumentasi perjalanan panjang Aan mengubah sampah menjadi peluang yang mampu menggerakkan ekonomi perempuan di lingkungannya. Kisah Aan menjadi salah satu potret dari gerakan program inisiatif PNM bernama Reduce, Re-love, Restyle atau RE3, yang mengumpulkan pakaian favorit karyawan yang ingin disumbangkan. Program ini dimulai dari kegiatan decluttering yang berhasil mengumpulkan lebih dari sepuluh ton pakaian dari 61 titik pengumpulan di seluruh Indonesia. Lalu, pakaian itu diolah kembali oleh nasabah Mekaar.
Program RE3 Milik PNM, Dari 10 Ton Pakaian Jadi Rezeki Banyak Ibu-Ibu
KONTAN.CO.ID - Di ruang tamu rumahnya yang sederhana, tumpukan potongan denim berserakan di atas lantai. Dari bahan-bahan yang tak lagi dianggap berguna itu, Aan Andasari mulai menggunting dan menjahit hingga menjadi aksesori yang layak jual. Bahkan, produknya kini menjadi salah satu produk merchandise PNM untuk tahun 2026 mendatang. Wanita yang juga menjadi nasabah PNM Mekaar asal Bekasi tersebut membuktikan, limbah tekstil dapat menjadi sumber penghidupan baru. Menyasar market penyuka produk kreatif dengan modal ketekunan. Di balik karyanya, terdokumentasi perjalanan panjang Aan mengubah sampah menjadi peluang yang mampu menggerakkan ekonomi perempuan di lingkungannya. Kisah Aan menjadi salah satu potret dari gerakan program inisiatif PNM bernama Reduce, Re-love, Restyle atau RE3, yang mengumpulkan pakaian favorit karyawan yang ingin disumbangkan. Program ini dimulai dari kegiatan decluttering yang berhasil mengumpulkan lebih dari sepuluh ton pakaian dari 61 titik pengumpulan di seluruh Indonesia. Lalu, pakaian itu diolah kembali oleh nasabah Mekaar.
TAG: