Proline (PRDL) Alihkan Dana IPO Rp2,5 Miliar untuk Fasilitas Produksi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) Proline melakukan perubahan terhadap rencana pemanfaatan dana hasil penawaran umum perdana saham atau IPO. Perseroan mengalihkan sebagian dana yang semula dialokasikan untuk pengadaan mesin produksi Hematologi ke kebutuhan belanja modal lainnya.

Penyesuaian tersebut telah disetujui melalui Keputusan Direksi Perseroan Nomor 007/SK/PROLINE/IX/2026 tertanggal 15 September 2026. Berdasarkan keterbukaan informasi yang dikutip Kontan, Kamis (24/9/2026), perubahan tersebut mencakup dana sekitar Rp2,5 miliar atau 3,98% dari total dana IPO.

PRDL diketahui menghimpun dana IPO sebesar Rp57,7 miliar. Dana sekitar Rp2,5 miliar tersebut akan digunakan untuk pengadaan Air Handling Unit (AHU) pada ruang produksi kering atau dry production room.


Sebelumnya, dana tersebut masuk dalam alokasi pengadaan mesin produksi Hematologi, yakni Automatic System by Robotic and Manual Pallet Dispensing.

Baca Juga: Pendapatan Turun 51,9% di Semester I-2026, Proline (PRDL) Fokus Diversifikasi Produk

Manajemen PRDL menjelaskan, pengalihan dana dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat utilisasi fasilitas produksi Hematologi yang masih rendah. Saat ini, fasilitas tersebut baru digunakan sekitar 0,3%, sehingga kebutuhan terhadap sistem otomatis dinilai belum menjadi prioritas perseroan.

Dengan kapasitas produksi yang masih tersedia, kebutuhan produksi Hematologi dalam waktu dekat masih dapat ditangani menggunakan fasilitas yang sudah ada. Karena itu, perseroan memilih mengarahkan dana tersebut untuk kebutuhan fasilitas produksi yang dinilai lebih relevan dengan kondisi operasional saat ini.

Selain mempertimbangkan utilisasi fasilitas, PRDL juga memperhitungkan kebutuhan pengaturan suhu dan kelembaban pada ruang produksi kering. Pengadaan AHU juga disesuaikan dengan kebutuhan kapasitas sistem tata udara untuk mendukung rencana pengembangan produk baru.

Perubahan penggunaan dana IPO tersebut turut mengubah komposisi aset perseroan. Setelah penyesuaian, aset lancar PRDL diperkirakan berkurang sekitar Rp2,5 miliar. Sebaliknya, aset tidak lancar akan meningkat sekitar Rp2,5 miliar.

Meski terdapat perubahan pada komposisi aset, PRDL menyatakan penyesuaian tersebut tidak berdampak terhadap jumlah keseluruhan aset maupun posisi liabilitas dan ekuitas perseroan.

Baca Juga: Cek Prospek Prodia Diagnostic Line (PRDL) Usai Kantongi Dana IPO Rp 62,75 Miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News