JAKARTA. Petani cengkih optimistis melihat prospek bisnis di tahun ini. Mereka percaya diri produksi cukup untuk memenuhi kebutuhan industri rokok tanpa perlu impor, yaitu sebanyak 80.000 ton–90.000 ton per tahun. Sejatinya, target produksi cengkih tahun ini tidak jauh lebih tinggi dari realisasi produksi tahun lalu yang sebanyak 100.000 ton–110.000 ton. "Kalau cuaca bagus dan curah hujan tidak terlalu tinggi, produksi akan berada di kisaran itu juga," ujar Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Cengkeh Indonesia (APCI) I Ketut Budiman, Rabu (27/1). Menurut Budiman, petani memang tidak mengerek target produksi terlalu tinggi karena menyesuaikan dengan kebutuhan industri rokok. Mereka khawatir harga akan jatuh apabila produksi berlebih dan tidak terserap.
Prospek bisnis cengkih tahun ini lebih harum
JAKARTA. Petani cengkih optimistis melihat prospek bisnis di tahun ini. Mereka percaya diri produksi cukup untuk memenuhi kebutuhan industri rokok tanpa perlu impor, yaitu sebanyak 80.000 ton–90.000 ton per tahun. Sejatinya, target produksi cengkih tahun ini tidak jauh lebih tinggi dari realisasi produksi tahun lalu yang sebanyak 100.000 ton–110.000 ton. "Kalau cuaca bagus dan curah hujan tidak terlalu tinggi, produksi akan berada di kisaran itu juga," ujar Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Cengkeh Indonesia (APCI) I Ketut Budiman, Rabu (27/1). Menurut Budiman, petani memang tidak mengerek target produksi terlalu tinggi karena menyesuaikan dengan kebutuhan industri rokok. Mereka khawatir harga akan jatuh apabila produksi berlebih dan tidak terserap.