Prospek Kokoh, Penjualan Manufaktur Kanada di Juni Mencetak Rekor Tertinggi



KONTAN.CO.ID - OTTAWA. Sektor manufaktur Kanada terus menunjukkan resiliensi yang kokoh. Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh badan statistik nasional, Statistics Canada (StatCan), Jumat (14/8), nilai penjualan manufaktur nasional sukses membukukan rekor tertinggi sepanjang sejarah pada kuartal kedua tahun ini.

Sepanjang kuartal II-2026, total penjualan manufaktur melonjak sebesar 9,3% hingga menembus angka C$ 235,1 miliar, atau setara Rp 3.011,01 triliun. Capaian ini tidak hanya menjadi level tertinggi yang pernah tercatat, tetapi juga merupakan kenaikan selama empat kuartal berturut-turut.

Lonjakan kuartalan ini utamanya ditopang oleh kinerja impresif pada subsektor produk minyak bumi dan batubara. Segmen ini meroket 33,7%. Selain itu, subsektor peralatan transportasi juga tercatat melesat 14,7%.


Sementara itu, bila dilihat secara bulanan, nilai penjualan manufaktur pada Juni 2026 merangkak naik tipis 0,1% menjadi C$ 78,8 miliar. Meski pertumbuhannya terbilang moderat, capaian ini berhasil memperpanjang tren positif berupa kenaikan penjualan selama lima bulan berturut-turut.

Baca Juga: Tiga Negara Asia Tengah Laporkan Pemadaman Listrik Serentak

StatCan merinci, peningkatan penjualan terjadi secara merata pada 15 dari 21 subsektor industri yang dipantau. Mesin utama pertumbuhan bulanan pada Juni digerakkan oleh subsektor produk kimia yang naik 6,0% dan subsektor peralatan transportasi yang naik 2,8%.

Meski demikian, laju ekspansi sektor manufaktur pada Juni sedikit tersendat oleh anjloknya kinerja pada subsektor produk minyak bumi dan batubara. Subsektor yang rentan terhadap fluktuasi harga komoditas ini mencatatkan penurunan bulanan tertajam, turun mencapai 14,1%.

StatCan menegaskan, jika efek volatilitas dari subsektor produk minyak bumi dan batubara tersebut dikeluarkan dari perhitungan, total penjualan manufaktur Kanada pada Juni 2026 sejatinya membukukan pertumbuhan yang sangat solid sebesar 2,6%.

Lebih jauh, indikasi sehatnya permintaan pasar juga terlihat dari sisi volume barang yang terjual. Berdasarkan perhitungan dengan asumsi dolar konstan, penjualan manufaktur tercatat tumbuh meyakinkan sebesar 1,2% pada Juni.

Baca Juga: Mahkamah Konstitusi Afrika Selatan Hentikan Eksplorasi Lepas Pantai Shell

Pencapaian volume ini terjadi tepat ketika Industrial Product Price Index (IPPI) turun sebesar 1,4%. Ini menandakan peningkatan nilai penjualan didorong oleh lonjakan permintaan riil barang, bukan sekadar imbas dari inflasi harga di tingkat pabrik.

Bila ditarik dalam rentang waktu yang lebih panjang, performa manufaktur Kanada tampak semakin mengkilap. Total penjualan manufaktur pada Juni 2026 tercatat melesat 14,5% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.