JAKARTA. Situasi ekonomi global tahun 2015 diperkirakan masih tertekan. Namun, Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Mandiri optimistis pertumbuhan kredit ekspor dan impor masih tetap mampu mencetak pertumbuhan lantaran transaksi ekspor impor terus meningkat. Manajemen BNI mencatat, hingga akhir November 2014, laju pertumbuhan transaksi ekspor lebih mendominasi dibandingkan impor. Transaksi ekspor tumbuh 14,5% dari US$ 12,18 miliar menjadi US$ 13,94 miliar. Sedangkan transaksi impor di BNI naik 3,7% dari US$ 13,38 miliar menjadi US$ 13,87 miliar. “Ini saya perkirakan akan berlanjut mengingat penguatan dollar yang menguntungkan para eksportir,” kata Firman Wibowo, Pemimpin Divisi Internasional BNI kepada KONTAN, Selasa (6/1).
Prospek kredit ekspor impor masih cerah
JAKARTA. Situasi ekonomi global tahun 2015 diperkirakan masih tertekan. Namun, Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Mandiri optimistis pertumbuhan kredit ekspor dan impor masih tetap mampu mencetak pertumbuhan lantaran transaksi ekspor impor terus meningkat. Manajemen BNI mencatat, hingga akhir November 2014, laju pertumbuhan transaksi ekspor lebih mendominasi dibandingkan impor. Transaksi ekspor tumbuh 14,5% dari US$ 12,18 miliar menjadi US$ 13,94 miliar. Sedangkan transaksi impor di BNI naik 3,7% dari US$ 13,38 miliar menjadi US$ 13,87 miliar. “Ini saya perkirakan akan berlanjut mengingat penguatan dollar yang menguntungkan para eksportir,” kata Firman Wibowo, Pemimpin Divisi Internasional BNI kepada KONTAN, Selasa (6/1).