JAKARTA. Produsen permen kopi merek Kopiko, PT Mayora Indah Tbk (MYOR), sedang getol memacu bisnis. Sejumlah ekspansi bisnis disiapkan emiten ini demi menopang kinerja keuangannya.Pembuat biskuit merek Roma ini, misalnya, akan meningkatkan kapasitas produksi dengan anggaran Rp 500 miliar. Perinciannya, Rp 350 miliar untuk pengembangan pabrik biskuit dan berbagai fasilitas pabrik yang berlokasi di Tangerang, Banten. MYOR mengalokasikan Rp 100 miliar untuk membiayai modal rutin beberapa divisinya seperti wafer, coklat dan kembang gula. Sisanya akan digunakan untuk pengembangan pabrik pengolahan biji coklat di Tangerang. Jansen Kustianto, Analis Sinarmas Sekuritas, memproyeksikan, tahun ini MYOR berpotensi meraup laba bersih Rp 700 miliar, naik sekitar 45% ketimbang laba bersih tahun 2011. Proyeksi ini belum memasukkan penambahan kapasitas pabrik.
Prospek Mayora di antara ekspansi dan beban bunga
JAKARTA. Produsen permen kopi merek Kopiko, PT Mayora Indah Tbk (MYOR), sedang getol memacu bisnis. Sejumlah ekspansi bisnis disiapkan emiten ini demi menopang kinerja keuangannya.Pembuat biskuit merek Roma ini, misalnya, akan meningkatkan kapasitas produksi dengan anggaran Rp 500 miliar. Perinciannya, Rp 350 miliar untuk pengembangan pabrik biskuit dan berbagai fasilitas pabrik yang berlokasi di Tangerang, Banten. MYOR mengalokasikan Rp 100 miliar untuk membiayai modal rutin beberapa divisinya seperti wafer, coklat dan kembang gula. Sisanya akan digunakan untuk pengembangan pabrik pengolahan biji coklat di Tangerang. Jansen Kustianto, Analis Sinarmas Sekuritas, memproyeksikan, tahun ini MYOR berpotensi meraup laba bersih Rp 700 miliar, naik sekitar 45% ketimbang laba bersih tahun 2011. Proyeksi ini belum memasukkan penambahan kapasitas pabrik.