KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan hingga penghujung 2026. Ekspansi bisnis bullion banking, tingginya harga emas, serta penguatan kerja sama dengan PT Pegadaian dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menjadi sejumlah faktor yang menopang prospek kinerja perseroan. Managing Director of Research Samuel Sekuritas Indonesia, Harry Su mengatakan, ekspansi bullion banking menjadi salah satu penopang pertumbuhan HRTA. Perluasan kerja sama dengan Pegadaian dan BSI juga memberikan ruang bagi perseroan untuk meningkatkan penjualan emas. "Prospek HRTA hingga akhir 2026 masih positif, didukung pertumbuhan bullion banking, kenaikan harga emas, serta kerja sama dengan Pegadaian dan BSI," ujar Harry kepada Kontan, Senin (14/9/2026).
Prospek Saham HRTA Cerah, Bullion Banking dan Harga Emas Jadi Katalis
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan hingga penghujung 2026. Ekspansi bisnis bullion banking, tingginya harga emas, serta penguatan kerja sama dengan PT Pegadaian dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menjadi sejumlah faktor yang menopang prospek kinerja perseroan. Managing Director of Research Samuel Sekuritas Indonesia, Harry Su mengatakan, ekspansi bullion banking menjadi salah satu penopang pertumbuhan HRTA. Perluasan kerja sama dengan Pegadaian dan BSI juga memberikan ruang bagi perseroan untuk meningkatkan penjualan emas. "Prospek HRTA hingga akhir 2026 masih positif, didukung pertumbuhan bullion banking, kenaikan harga emas, serta kerja sama dengan Pegadaian dan BSI," ujar Harry kepada Kontan, Senin (14/9/2026).
TAG: