KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Likuiditas saham PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) meningkat di tengah prospek fundamental yang masih positif, didukung proyeksi pertumbuhan laba, eksposur terhadap sektor migas, dan perbaikan profitabilitas. Trimegah Sekuritas memproyeksikan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk (NPATMI) TUGU mencapai Rp790 miliar pada 2026, atau tumbuh sekitar 10% per tahun. Pertumbuhan ini diperkirakan ditopang meningkatnya investasi sektor minyak dan gas (migas) nasional. Analis Trimegah Sekuritas Kharel Devin Fielim mengatakan, TUGU memiliki eksposur kuat di sektor energi sehingga peningkatan investasi hulu migas, termasuk proyek Masela, dapat membuka peluang pertumbuhan bisnis. “Nilai investasi proyek Masela sendiri berpotensi mencapai sekitar Rp 350 triliun,” kata Kharel dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).
Prospek TUGU Ditopang Investasi Migas
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Likuiditas saham PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) meningkat di tengah prospek fundamental yang masih positif, didukung proyeksi pertumbuhan laba, eksposur terhadap sektor migas, dan perbaikan profitabilitas. Trimegah Sekuritas memproyeksikan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk (NPATMI) TUGU mencapai Rp790 miliar pada 2026, atau tumbuh sekitar 10% per tahun. Pertumbuhan ini diperkirakan ditopang meningkatnya investasi sektor minyak dan gas (migas) nasional. Analis Trimegah Sekuritas Kharel Devin Fielim mengatakan, TUGU memiliki eksposur kuat di sektor energi sehingga peningkatan investasi hulu migas, termasuk proyek Masela, dapat membuka peluang pertumbuhan bisnis. “Nilai investasi proyek Masela sendiri berpotensi mencapai sekitar Rp 350 triliun,” kata Kharel dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).
TAG: