Provident Investasi Bersama (PALM) Optimistis Catatkan Kinerja Positif pada 2023



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada Agustus 2022, PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) optimis perubahan jenis usaha menjadi perusahaan investasi dari yang sebelumnya fokus sebagai perusahaan perkebunan dengan nama Provident Agro akan berdampak positif di 2023.

Adapun pergantian nama menjadi Provident Investasi Bersama ini telah mendapatkan telah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 Agustus 2022. 

Sekretaris Perusahaan Provident Investasi Bersama, Lim Na Lie mengharapkan target pertumbuhan terhadap kinerja dari investasi yang dimiliki akan tercapai seiring dengan membaiknya perekonomian nasional.


Lim menambahkan membaiknya ekonomi Indonesia memberikan peluang dan potensi investasi yang menciptakan dampak positif bagi kinerja perusahaan secara jangka panjang.

Baca Juga: Sido Muncul (SIDO) Incar Pertumbuhan Bisnis Minimal 10%-15% pada 2023

"Dampak terhadap laporan keuangan sehubungan dengan perubahan usaha yaitu perseroan akan mencatat pendapatan yang berasal dari imbal hasil berupa keuntungan netto atas investasi saham dan efek ekuitas lainnya serta pendapatan dividen," jelasnya kepada Kontan.co.id, Rabu, (18/1).

Adapun, perseroan berencana akan melakukan investasi pada perusahaan di sektor-sektor yang memiliki potensi pertumbuhan yang baik di masa mendatang.  Lim menjelaskan di tahun 2023 PALM belum dapat memberikan informasi besaran Capex secara signifikan lantaran bergantung dengan kondisi perekonomian nasional.

"Untuk target pendapatan dan laba di akhir tahun 2023 ke depannya dipengaruhi oleh harga pasar saham. Diharapkan harga pasar saham tahun ini dapat terus bertahan dan menjadi lebih baik," tuturnya.

Menurut Lim dalam rencana jangka panjang, perseroan akan terus memantau kinerja serta mengevaluasi investasi yang telah ada. Namun, hingga saat ini perseroan tidak akan melakukan ekspansi maupun penambahan anak perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi