Proyek baru, DSSA dirikan anak usaha Rp 200 M



JAKARTA. JAKARTA. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mendirikan anak usaha baru. Pendirian anak perusahaan ini merupakan tindak lanjut pengerjaan proyek pembangkit listrik anyar yang akan digarap perseroan.

Hermawan Tarjono Direktur dan Sekretaris Perusahaan DSSA mengatakan, perseroan telah mendirikan PT DSSP Power Kendari. Anak usaha Grup Sinarmas ini mendirikan DSSP Power Kendari melalui PT DSSE Energi Mas Utama dan PT DSSP Power Sakti.

Modal dasar anak usaha yang resmi berdiri pada 21 Januari 2015 ini sebesar Rp 200 miliar. Perinciannya, modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp 60 miliar yang terdiri dari 60.000 saham.


Sebanyak 59.990 saham dimiliki DSSP Power Sakti, sedangkan, DSSE Energi Mas Utama hanya 10 saham.

"Pendirian DSSP Power Kendari dimaksudkan untuk mengantisipasi pelaksanaan proyek pembangkit listrik baru," karta Hermawan, Jumat (23/1).

DSSA akan menggarap proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU)Kendari 3. Proyek ini berkapasitas 2x50 mega watt (MW). Nilai investasi diperkirakan mencapai US$ 150 juta.

Informasi saja, saat ini, DSSA masih menyelesaikan proyek PLTU Sumatera Selatan (Sumsel) V.  Pada proyek ini DSSA melalui DSSP Power Sumsel (DSSP), telah membangun power plant berkapasitas 2x150 MW.

Akhir 2015, pembangkit listrik yang sudah dimulai dibangun sejak 2013 itu diperkirakan sudah bisa beroperasi komersial. Proyek tersebut menghabiskan dana hingga US$ 400 juta. DSSA memperoleh pinjaman sebesar US$ 318 juta dari China Development Bank (CDB) untuk mendanai proyek mine mouth itu.

Petinggi Grup Sinarmas pernah mengatakan, DSSA berencana melakukan perluasan proyek pembangkit listrik mulut tambang Sumsel V. Kapasitas pada pembangkit listrik tambahan ini sebesar 100 MW. Total nilai investasi diperkirakan mencapai US$ 100 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie