KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengembangan hotel Four Points by Sheraton memasuki tahap pengerjaan interior. PT Pollux Hotels Group Tbk menggandeng PT Inovasi Karyadinamika sebagai kontraktor interior untuk menggarap sejumlah bagian hotel tersebut. Pada tahap awal, pekerjaan interior mencakup 109 kamar. Setelah itu, pengerjaan dilanjutkan ke sejumlah area publik, seperti lobi, area makan sepanjang hari
(all-day dining), dan kafe.
Lingkup pekerjaan meliputi lantai, dinding, plafon, hingga furnitur. Tahap awal pengerjaan ditargetkan rampung pada akhir 2026.
Baca Juga: Tingkatkan Efisiensi Operasional, Industri Hotel Mulai Andalkan Kecerdasan Buatan Komisaris PT Inovasi Karyadinamika Kustiadi mengatakan kerja sama dengan Pollux Hotels Group merupakan proyek pertama kedua perusahaan. Pengalaman kontraktor dalam mengerjakan proyek hotel dengan jaringan internasional menjadi salah satu modal dalam pengerjaan proyek ini. “Ini merupakan kerja sama pertama kami dengan Pollux di Four Points by Sheraton,” kata Kustiadi. Proyek tersebut juga mencerminkan aktivitas ekonomi turunan dari pengembangan sektor perhotelan. Selain pembangunan fisik, pengembangan hotel menciptakan permintaan terhadap jasa kontraktor interior, desain, furnitur, hingga pekerjaan teknis lainnya. PT Inovasi Karyadinamika yang berdiri sejak 1989 telah mengerjakan berbagai proyek interior untuk sektor komersial, termasuk hotel, perkantoran, dan ritel. Dalam proyek Four Points by Sheraton, pengerjaan dilakukan berdasarkan desain yang telah ditetapkan. Koordinasi antara pemilik proyek, konsultan desain, dan kontraktor menjadi bagian penting untuk menjaga pengerjaan sesuai spesifikasi dan target waktu.
Baca Juga: Optimalkan Portofolio Hotel, INPP Perpanjang Pengelolaan 7 Hotel Bersama Ascott Setelah serah terima, kontraktor juga memberikan masa retensi untuk menangani persoalan teknis yang mungkin muncul dalam periode yang disepakati.
Bagi Pollux Hotels Group, pengerjaan interior menjadi salah satu tahapan dalam pengembangan bisnis hospitality. Sementara bagi kontraktor, proyek tersebut menambah aktivitas bisnis dari pembangunan fasilitas akomodasi. Four Points by Sheraton merupakan salah satu merek hotel di bawah jaringan Marriott International. Karena itu, pengerjaan interior proyek tersebut perlu menyesuaikan desain dan standar yang berlaku dalam jaringan hotel tersebut. Sumber:
https://www.tribunnews.com/bisnis/7881878/bisnis-hotel-bergerak-109-kamar-jadi-tahap-awal-proyek-four-points-pada-tahap-pengerjaan-interior?page=all&s=paging_new#goog_rewarded. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News