Proyek Jambaran Tiung Biru mencapai 94%, SKK Migas kawal proyek rampung tepat waktu



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proyek Jambaran Tiung Biru (JTB) kini telah mencapai sekitar 94% dan diharapkan bisa onstream tepat waktu.

Deputi Operasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Julius Wiratno mengungkapkan, pelaksanaan proyek yang mencapai sekitar 94% kini meliputi tahapan konstruksi dan commissioning proyek.

Julius mengakui, dampak pandemi covid-19 hingga kini memang masih memberi dampak pada pelaksanaan proyek. "Jelas pandemi mempengaruhi progres proyek karena keterbatasan mobilitas baik barang maupun orang," ungkap Julius ketika dihubungi Kontan, Minggu (10/10).


Kendati demikian, saat ini upaya akselerasi terus dilakukan termasuk dengan penambahan jumlah pekerja di lokasi proyek. Dalam catatan SKK Migas, saat ini jumlah pekerja mencapai sekitar 4.800 orang.

Baca Juga: Rekind berhasil lakukan uji coba buyback gas untuk proyek Jambaran Tiung Biru

SKK Migas pun menargetkan proyek ini bisa rampung tepat waktu meskipun ada kekhawatiran proyek mengalami sedikit pemunduran jadwal. "Kita sedang usahakan untuk bisa gas-in akhir tahun ini. Kalau meleset ya mungkin awal tahun depan," terang Julius.

Asal tahu saja, Proyek JTB sendiri merupakan salah satu proyek strategis nasional sektor energi yang telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2020 lalu. Proyek ini diharapkan onstream pada akhir tahun ini. Adapun, hasil gas yang diproduksi nanti akan mampu mendukung pemenuhan kebutuhan gas untuk wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah, guna tercapainya kedaulatan energi nasional.

Lapangan unitisasi gas JTB akan menghasilkan sales gas sebesar 192 MMSCFD yang dihasilkan dari 6 sumur produksi serta memiliki cadangan sebanyak 2,5 triliun TFC.  

Selanjutnya: PGN dan Rekind jalin kerja sama pemanfaatan gas pra produksi Jambaran-Tiung Biru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .