Proyek Lady Julie Berganti Tuan: Dampak Besar di Pasar Emas Australia



KONTAN.CO.ID - Perusahaan tambang emas asal Australia, Genesis Minerals, pada Senin (16/2/2026), mengumumkan rencana akuisisi Magnetic Resources, pengembang emas kelas menengah, dengan nilai ekuitas tersirat sekitar A$ 639 juta atau setara US$ 451,65 juta.

Mengutip Reuters, berdasarkan kesepakatan tersebut, pemegang saham Magnetic akan menerima A$ 1,40 dalam bentuk tunai serta 0,0873 saham baru Genesis yang telah disetor penuh untuk setiap satu saham Magnetic. Skema ini mencerminkan harga penawaran sebesar A$ 2,00 per saham, atau premi sekitar 25% dibanding harga penutupan terakhir Magnetic.

Dewan direksi Magnetic Resources secara bulat merekomendasikan agar para pemegang saham menyetujui rencana akuisisi tersebut.


Baca Juga: Fenomena Chunyun: Destinasi Mudik Imlek Bergeser, Jepang Ditinggalkan

Jika transaksi ini terealisasi, Genesis akan menguasai proyek andalan Magnetic, yakni Lady Julie Gold Project. Hingga Januari 2026, proyek tersebut diperkirakan memiliki total sumber daya mineral sebesar 2,24 juta ons emas.

Managing Director Magnetic Resources, George Sakalidis, menyatakan bahwa pertukaran saham ini memungkinkan pemegang saham Magnetic tetap memiliki eksposur terhadap proyek Lady Julie, sekaligus memperoleh manfaat dari arus kas operasional Genesis yang lebih terdiversifikasi dan neraca keuangan yang kuat.

Tonton: Hasil Survei, Mayoritas Rakyat AS dan Eropa Khawatir Perang Dunia III Segera Pecah

Langkah ini dinilai memperkuat posisi Genesis di sektor pertambangan emas Australia, terutama di tengah harga emas global yang masih bertahan di level tinggi.

Selanjutnya: Asia Shares Becalmed by Holidays, Dire Japan Data

Menarik Dibaca: Promo Superindo Weekday 16-19 Februari 2026, Kanzler-Sirup Marjan Diskon Besar!