JAKARTA. Tahun ini boleh jadi bukan tahun yang baik bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Pasalnya, sejumlah target belanja dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2014 dipastikan gagal terlaksana. Sejumlah program belanja, terutama terkait pembangunan infrastruktur prioritas, gagal dieksekusi tahun ini. Di sisa waktu yang tinggal menghitung hari, kemungkinan belanja itu bakal molor hingga tahun depan. Proyek infrastruktur prioritas ini antara lain pembangunan jalan layang atau flyover perlintasan kereta api di Permata Hijau dan Kuningan Selatan senilai Rp 300 miliar. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemprov DKI Jakarta Agus Priyono menuturkan, seharusnya groundbreaking pembangunan dua flyover perlintasan ini dilaksanakan pada akhir tahun ini. Namun target ini gagal terlaksana.
Proyek tersendat, penyerapan APBD Jakarta seret
JAKARTA. Tahun ini boleh jadi bukan tahun yang baik bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Pasalnya, sejumlah target belanja dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2014 dipastikan gagal terlaksana. Sejumlah program belanja, terutama terkait pembangunan infrastruktur prioritas, gagal dieksekusi tahun ini. Di sisa waktu yang tinggal menghitung hari, kemungkinan belanja itu bakal molor hingga tahun depan. Proyek infrastruktur prioritas ini antara lain pembangunan jalan layang atau flyover perlintasan kereta api di Permata Hijau dan Kuningan Selatan senilai Rp 300 miliar. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemprov DKI Jakarta Agus Priyono menuturkan, seharusnya groundbreaking pembangunan dua flyover perlintasan ini dilaksanakan pada akhir tahun ini. Namun target ini gagal terlaksana.