KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menilai fluktuasi pasar modal berpotensi memengaruhi kinerja unitlink, khususnya berbasis saham. Chief Financial Officer Prudential Indonesia, Adit Trivedi mengatakan peningkatan volatilitas akibat perubahan sentimen global dan domestik dapat mendorong fluktuasi di pasar saham, obligasi, dan nilai tukar, yang pada gilirannya dapat memengaruhi kinerja investasi. Alhasil, kinerja unitlink saham juga dapat terpengaruh faktor tersebut. "Perlu dipahami bahwa kinerja investasi unitlink mengikuti pergerakan pasar dan tidak terlepas dari risiko investasi," ungkapnya kepada Kontan, Selasa (3/3/2026).
Meskipun demikian, Adit menerangkan produk unitlink dirancang sebagai produk jangka panjang, sehingga fluktuasi pasar modal dalam jangka pendek merupakan bagian dari dinamika pasar. Oleh karena itu dia bilang nasabah diharapkan dapat tetap tenang, serta mempertimbangkan tujuan dan profil risiko masing-masing dalam mengambil keputusan investasi.
Baca Juga: Bidik Generasi Muda, Prudential Rilis Produk Asuransi Jiwa Tradisional PRUMapan Menyikapi fluktuasi pasar modal yang terjadi belakangan ini, Adit mengungkapkan Prudential Indonesia akan tetap waspada dan senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian dalam mengelola subdana unitlink PRULink sesuai dengan strategi investasi masing-masing subdana. Adit mengatakan pihaknya selalu melakukan analisis dan koordinasi yang intensif dengan manajer investasi untuk mendapatkan update pengelolaan investasi terkini, terutama terutama terkait pengumuman yang dikeluarkan oleh MSCI dan Moody's. Dia berharap upaya itu bisa menghindarkan dari tindakan panik dan reaktif. Dalam mengelola investasi, Adit menyebut setiap keputusan Prudential Indonesia selalu didasarkan pada beberapa kriteria, antara lain berinvestasi pada saham dan/atau obligasi perusahaan yang memiliki bisnis berkesinambungan, kinerja keuangan yang solid, manajemen yang berkualitas, serta valuasi yang menarik dan likuiditas yang baik.
Baca Juga: Prudential Gandeng Stanchart Luncurkan Produk PRUTreasure Dollar "Dengan demikian, investasi pada saham dan/atau obligasi tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi nasabah dengan profil risiko agresif dan jangka investasi panjang," kata Adit.
Asal tahu saja, berdasarkan data Infovesta, rata-rata return unitlink berbasis saham mencatatkan kinerja tertinggi di antara unitlink lainnya per Januari 2026 dengan return sebesar 0,41% secara year to date (ytd). Adapun unitlink berbasis pasar uang mencatatkan kinerja rata-rata return terbesar kedua pada Januari 2026 sebesar 0,25%. Sementara itu, unitlink pendapatan tetap rata-rata return-nya terkontraksi sebesar 0,33%, sedangkan rata-rata return unitlink berbasis campuran juga terkontraksi sebesar 0,45% pada Januari 2026.
Baca Juga: Prudential Indonesia Catat Premi Asuransi Jiwa Segmen Menengah Rp 1 Triliun Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News