Prudential Perkuat Strategi Keberlanjutan Lewat Tiga Pilar



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prudential Life Assurance atau Prudential Indonesia merilis Laporan Keberlanjutan 2025 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.

Dalam laporan tersebut, Prudential memaparkan sejumlah inisiatif strategis yang mengintegrasikan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG) ke dalam operasional bisnis selama lebih dari tiga dekade.

Perusahaan juga terus memperluas akses perlindungan kesehatan dan finansial, mendorong investasi yang bertanggung jawab, serta menjalankan praktik bisnis berkelanjutan guna mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.


Sepanjang 2025, Prudential Indonesia memperkuat strategi keberlanjutan melalui tiga pilar utama, yakni perlindungan kesehatan dan finansial yang mudah dijangkau, investasi bertanggung jawab, serta praktik bisnis berkelanjutan.

Baca Juga: Kontribusi Bruto Prudential Syariah Naik 9%, Ini Tiga Faktor Pendorong Kinerja

Beberapa capaian yang diraih antara lain penurunan emisi hampir 17% di kantor pusat dan kantor pemasaran di enam kota, pengurangan konsumsi air operasional sebesar 67%, serta penanaman 25.300 pohon mangrove sejak 2022.

Di bidang sosial, perusahaan memperkuat program Community Investment yang menjangkau 458.516 penerima manfaat. Prudential Indonesia juga memperluas literasi keuangan kepada lebih dari 15 juta masyarakat, termasuk 6.400 pelaku UMKM di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Selain itu, program Desa Maju Prudential telah memberikan manfaat kepada lebih dari 18.000 penerima manfaat.

Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen, mengatakan keberlanjutan tidak hanya berkaitan dengan pelestarian lingkungan, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki akses terhadap perlindungan kesehatan dan finansial yang lebih baik.

“Melalui berbagai inisiatif yang kami jalankan, kami ingin mendorong perubahan perilaku yang lebih sehat dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Karin dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026). 

Baca Juga: Spin Off Asuransi Syariah Kian Ramai, Prudential Syariah Sambut Positif

Sebagai bagian dari komitmen ESG, PT Prudential Life Assurance menggelar program edukasi keberlanjutan yang melibatkan karyawan, tenaga pemasar, nasabah, dan masyarakat. Kegiatan ini membahas persoalan sampah plastik dan dampak mikroplastik terhadap kesehatan bersama pegiat lingkungan Benedict Wermter dan Angela Dalimarta.

Prudential Indonesia menilai edukasi dan kolaborasi penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah, serta menerapkan gaya hidup sehat dan berkelanjutan.

Pengelolaan sampah menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan bahwa timbunan sampah nasional mencapai lebih dari 68 juta ton per tahun, dengan sekitar 17% di antaranya merupakan sampah plastik. 

Sementara itu, riset global juga mengungkap bahwa mikroplastik kini telah ditemukan dalam air minum, makanan, hingga udara yang dihirup manusia, sehingga menimbulkan potensi risiko jangka panjang bagi kesehatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News