Prudential: Premi Asuransi Berbasis Valuta Asing Rp 3,8 Triliun pada Semester I-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mencatatkan kinerja positif terkait produk asuransi berbasis valuta asing, khususnya berdenominasi US$.

Chief Financial Officer Prudential Indonesia Adit Trivedi mengatakan kinerja produk asuransi berbasis valuta asing (US$) memperoleh total premi senilai lebih dari Rp 3,8 triliun pada semester I-2026.

"Adapun produk asuransi berbasis valuta asing (US$) mengalami peningkatan sebesar 214%, jika dibandingkan periode yang sama pada 2025," ujarnya kepada Kontan, Jumat (9/10).


Adit menerangkan produk itu menjadi salah satu kontributor pertumbuhan premi Prudential Indonesia, baik melalui kanal agensi maupun bancassurance. Dia bilang komposisi kontribusi produk itu mengalami peningkatan dari 18% pada semester I-2025 menjadi 43% pada semester I-2026. 

Baca Juga: OJK Catat 8 Perusahaan Modal Ventura Belum Penuhi Ketentuan Ekuitas Minimum

Adit menjelaskan pertumbuhan produk tersebut didorong meningkatnya minat masyarakat terhadap solusi perlindungan dan perencanaan keuangan berbasis US$, khususnya di tengah kondisi ekonomi global yang dinamis, volatilitas nilai tukar, serta kebutuhan finansial yang makin bersifat global.

Untuk kanal agensi atau keagenan, dia bilang pertumbuhan tersebut didukung hadirnya PRUFuture USD yang dirancang untuk membantu nasabah menjaga nilai perlindungan dan kekayaan mereka dalam mata uang yang lebih relevan dengan kebutuhan global, seperti pendidikan luar negeri, perencanaan warisan, maupun diversifikasi aset. 

Pada kanal bancassurance melalui produk PRUTreasure Dolar, Adit juga melihat respons positif masyarakat terhadap solusi berbasis US$ yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan nasabah segmen affluent. Dia menyebut produk itu menawarkan kombinasi perlindungan jiwa dan kepastian manfaat untuk mendukung diversifikasi aset, serta perencanaan keuangan jangka menengah hingga panjang.

Adit menyampaikan perkembangan kinerja itu juga mencerminkan portofolio Prudential Indonesia yang makin beragam, seiring dengan meningkatnya pemahaman nasabah dalam menentukan solusi perlindungan dan perencanaan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan, profil risiko, serta tujuan finansial mereka. 

"Kami melihat nasabah makin cermat dalam memilih produk, baik yang berfokus pada perlindungan maupun solusi tradisional untuk mendukung kepastian manfaat, diversifikasi, dan perencanaan keuangan jangka panjang," kata Adit.

Lebih lanjut, Adit optimistis pada prospek produk asuransi berbasis valuta asing, khususnya US$. Dia memproyeksikan kinerja produk itu berpotensi untuk terus bertumbuh ke depan. 

"Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap diversifikasi aset, perlindungan terhadap risiko inflasi, serta tujuan keuangan yang makin bersifat global, produk berbasis US$ menjadi makin relevan bagi nasabah yang ingin menjaga nilai kekayaan dan mempersiapkan kebutuhan jangka panjang keluarga," tuturnya.

Adit menerangkan tren itu juga didukung oleh meningkatnya minat segmen affluent dan high-net-worth individuals (HNWI) terhadap diversifikasi mata uang dan aset global.

Baca Juga: LKM Wajib Tetapkan Paling Sedikit 1 Pemegang Saham Pengendali

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: