Prudential Syariah Sasar UMKM Lewat Edukasi Syariah



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kesenjangan antara literasi dan inklusi keuangan syariah masih menjadi tantangan bagi industri keuangan syariah di Indonesia. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), indeks literasi keuangan syariah mencapai 43,07%, sedangkan indeks inklusinya baru 13,24%.

Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus memperluas akses dan penggunaan layanan keuangan syariah.

Untuk mendukung upaya tersebut, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) bersama OJK menggelar Syariah Financial Fair (SYAFIF) pada 9–11 Oktober 2026 di Masjid Baiturrahman, Banda Aceh. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSIS) 2026 yang diselenggarakan OJK.


Baca Juga: Prudential: Premi Asuransi Berbasis Valuta Asing Rp 3,8 Triliun pada Semester I-2026

SYAFIF menghadirkan pameran jasa keuangan syariah, bazar UMKM, serta sesi bincang-bincang dan edukasi keuangan syariah. Kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah, khususnya bagi masyarakat usia produktif dan pelaku UMKM.\

Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama mengatakan, kolaborasi dengan OJK akan terus diperluas, terutama di luar wilayah Jabodetabek.

“ACEH menjadi pilihan karena memiliki ekosistem keuangan syariah yang kuat dan masyarakat yang lekat dengan nilai-nilai Islam, sejalan dengan nilai-nilai Prudential Syariah,” ujar Vivin dalam keterangannya, Selasa (13/10/2026).

SYAFIF di Aceh juga menghadirkan 39 stan UMKM lokal. Kehadiran pelaku usaha berdampingan dengan pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) syariah diharapkan dapat memperluas pemahaman UMKM mengenai layanan keuangan syariah dan manfaatnya bagi keberlangsungan bisnis.

Baca Juga: Prudential Perkuat Kemandirian Desa Lewat Program DMP

Menurut Vivin, inisiatif ini sejalan dengan komitmen Prudential Syariah untuk mendukung UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal sekaligus penopang kesejahteraan keluarga melalui perlindungan jiwa dan kesehatan yang sesuai kebutuhan.

Di stan Prudential Syariah, pengunjung dapat mengikuti permainan edukatif, kegiatan literasi keuangan, serta berkonsultasi langsung dengan tenaga pemasar mengenai solusi perlindungan. Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM diharapkan semakin memahami pentingnya proteksi untuk menjaga kelangsungan usaha dan kesejahteraan keluarga dari risiko yang tidak terduga.

SYAFIF merupakan bagian dari rangkaian kolaborasi Prudential Syariah dan OJK yang telah menjangkau lebih dari 1.300 masyarakat di Banjarmasin, Jakarta, dan Aceh. Program ini menjadi upaya perusahaan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan keuangan dan perlindungan berbasis syariah.

“Sejalan dengan prinsip ‘Syariah untuk Semua’, Prudential Syariah berkomitmen menghadirkan solusi perlindungan yang inklusif dan mudah diakses, termasuk bagi keluarga dan pelaku UMKM di berbagai daerah. Kami berharap upaya ini membantu masyarakat menghadapi risiko kehidupan, menjaga keberlangsungan usaha, dan melindungi kesejahteraan keluarga,” tutup Vivin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News