PT DI kebanjiran pesanan pesawat N219



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Dirgantara Indonesia (PTDI) persero banjir pesanan pesawat jenis N219. Meskipun belum lulus tahap sertifikasi kelayakan produksi, pesawat ini sudah dipesan lebih dari 120 unit. 

Irzal Rinaldi,  Direktur Niaga PT Dirgantara Indonesia (PTDI) mengatakan berdasarkan data terakhir, saat ini, pesanan yang berpotensi untuk diproses kurang lebih 120 unit. 

"Data terakhir kalau tidak salah Juni lalu sebanyak 100 unit dan baru-baru ini kami mendapat pesanan kembali dari Aviastar sebanyak 20 unit, " ujarnya saat dihubungi Kontan. co. id,  Senin (15/10).


Menurutnya,  pesawat jenis N219 ini banyak di pesan oleh  perusahaan maskapai untuk penerbangan ke daerah-daerah terpencil. 

"Untuk daerah-daerah terpencil biasanya seperti daerah Kalimantan," ujarnya. 

Ditanya soal potensi pendapatan yang bisa diperoleh perusahaan,  Irzal enggan buka-bukaan hanya saja ia mengatakan harga per unit N219 sekitar US$5,8 juta - US$6 juta.

Sementara untuk pembuatannya,  kata Irzal, akan dimulai pada awal tahun depan khususnya untuk pembuatan komponen-komponen yang tidak memerlukan sertifikasi. 

"Sertifikasi layak produksi itu targetnya sekitar bulan April-Mei tahun depan, tapi awal tahun kita sudah bisa proses pembuatan untuk komponen-komponen yang tidak perlu sertifikasi," ujarnya. 

Ke depannya, pembuatan unit pesawat akan dilakukan secara bertahap dimana untuk tahun pertama sebanyak 6 unit,  kemudian tahun kedua 16 unit,  dan akan stabil pada tahun ketiga sebanyak 36 unit. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia