KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus memperkuat perannya dalam mendukung konektivitas nasional melalui pengelolaan Ruas Jalan Tol Semarang–Solo oleh anak usahanya, PT Trans Marga Jateng. Ruas strategis ini menjadi salah satu jalur vital yang menghubungkan pusat aktivitas ekonomi, kawasan industri, destinasi wisata, serta mobilitas masyarakat di wilayah Jawa Tengah. Sebagai bagian dari jaringan utama Jalan Tol Trans Jawa, Ruas Jalan Tol Semarang–Solo memberikan manfaat signifikan dalam memangkas waktu tempuh perjalanan antara Kota Semarang dan Solo. Perjalanan yang sebelumnya dapat memakan waktu hingga sekitar 3 jam melalui jalan nasional, kini dapat ditempuh hanya sekitar 1 jam melalui jalan tol. Efisiensi waktu tersebut turut mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan efektivitas distribusi logistik menuju berbagai wilayah di Jawa Tengah dan sekitarnya. Baca Juga: Jasa Marga Catat 1,3 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional hingga 17 Maret Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo menyampaikan bahwa keberadaan Ruas Jalan Tol Semarang–Solo bukan hanya menghadirkan aksesibilitas yang lebih baik, namun juga membuka peluang ekonomi baru di sepanjang koridor yang dilintasi. “Ruas Jalan Tol Semarang–Solo memiliki peran penting sebagai penghubung kawasan metropolitan Semarang dengan Solo Raya dan wilayah sekitarnya. Dengan waktu tempuh yang semakin efisien, mobilitas masyarakat dan distribusi logistik menjadi lebih optimal," ujarnya sebagaimana yang disampaikan dalam keterangan resmi, Kamis (21/5/2026). Dia melanjutkan, melalui pengelolaan yang andal dan berkelanjutan oleh PT Trans Marga Jateng, perusahaan ingin memastikan masyarakat merasakan perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan efisien sekaligus mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di Jawa Tengah. Baca Juga: Wacana PPN Jalan Tol Akan Memberi Efek Buruk ke Konsumen Selain mendukung sektor industri dan perdagangan, Ruas Jalan Tol Semarang–Solo juga menjadi akses utama menuju berbagai destinasi wisata unggulan seperti kawasan Candi Borobudur, Kota Surakarta, kawasan Bandungan, hingga wilayah selatan Jawa Tengah. Dengan konektivitas yang semakin baik, mobilitas wisatawan menjadi lebih lancar dan berdampak positif terhadap sektor pariwisata lokal. JTT bersama PT Trans Marga Jateng juga terus menjaga kualitas layanan melalui pemeliharaan infrastruktur, peningkatan standar keselamatan, optimalisasi layanan transaksi, serta pemanfaatan teknologi informasi lalu lintas guna memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi seluruh pengguna jalan.
PT JTT Dorong Mobilitas &Pertumbuhan Ekonomi lewat Pengelolaan Ruas Tol Semarang-Solo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus memperkuat perannya dalam mendukung konektivitas nasional melalui pengelolaan Ruas Jalan Tol Semarang–Solo oleh anak usahanya, PT Trans Marga Jateng. Ruas strategis ini menjadi salah satu jalur vital yang menghubungkan pusat aktivitas ekonomi, kawasan industri, destinasi wisata, serta mobilitas masyarakat di wilayah Jawa Tengah. Sebagai bagian dari jaringan utama Jalan Tol Trans Jawa, Ruas Jalan Tol Semarang–Solo memberikan manfaat signifikan dalam memangkas waktu tempuh perjalanan antara Kota Semarang dan Solo. Perjalanan yang sebelumnya dapat memakan waktu hingga sekitar 3 jam melalui jalan nasional, kini dapat ditempuh hanya sekitar 1 jam melalui jalan tol. Efisiensi waktu tersebut turut mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan efektivitas distribusi logistik menuju berbagai wilayah di Jawa Tengah dan sekitarnya. Baca Juga: Jasa Marga Catat 1,3 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional hingga 17 Maret Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo menyampaikan bahwa keberadaan Ruas Jalan Tol Semarang–Solo bukan hanya menghadirkan aksesibilitas yang lebih baik, namun juga membuka peluang ekonomi baru di sepanjang koridor yang dilintasi. “Ruas Jalan Tol Semarang–Solo memiliki peran penting sebagai penghubung kawasan metropolitan Semarang dengan Solo Raya dan wilayah sekitarnya. Dengan waktu tempuh yang semakin efisien, mobilitas masyarakat dan distribusi logistik menjadi lebih optimal," ujarnya sebagaimana yang disampaikan dalam keterangan resmi, Kamis (21/5/2026). Dia melanjutkan, melalui pengelolaan yang andal dan berkelanjutan oleh PT Trans Marga Jateng, perusahaan ingin memastikan masyarakat merasakan perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan efisien sekaligus mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di Jawa Tengah. Baca Juga: Wacana PPN Jalan Tol Akan Memberi Efek Buruk ke Konsumen Selain mendukung sektor industri dan perdagangan, Ruas Jalan Tol Semarang–Solo juga menjadi akses utama menuju berbagai destinasi wisata unggulan seperti kawasan Candi Borobudur, Kota Surakarta, kawasan Bandungan, hingga wilayah selatan Jawa Tengah. Dengan konektivitas yang semakin baik, mobilitas wisatawan menjadi lebih lancar dan berdampak positif terhadap sektor pariwisata lokal. JTT bersama PT Trans Marga Jateng juga terus menjaga kualitas layanan melalui pemeliharaan infrastruktur, peningkatan standar keselamatan, optimalisasi layanan transaksi, serta pemanfaatan teknologi informasi lalu lintas guna memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi seluruh pengguna jalan.