JAKARTA. PT Pos Indonesia makin gerah dengan tudingan bisnis jual beli (trading) batu bara. Karena itu, perusahaan jasa pengiriman jasa logistik pelat merah itu pun ingin membuktikan sendiri tudingan itu. Caranya, dengan menggelar investigasi internal untuk mengungkap penyelewengan anggaran oleh divisi Pos Jasa Logistik.PT Pos menargetkan investigasi tersebut dapat mengungkap dugaan trading batu bara yang terjadi di Pos Jasa Logistik wilayah Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, dan Lampung. "Indikasi pelanggaran sudah ada, kalau memang terbukti kami pastikan ada hukuman," kata Juru Bicara PT Pos R Joesman Kartaprawira di sela-sela acara kampanye "Ayo Ke Kantor Pos" di Kantor Pos Jakarta Barat, Rabu (20/8).Namun soal jenis hukumannya, Joesman masih menunggu hasil investigasi tersebut. Yang kelas, terdapat dua opsi bagi PT Pos, yakni melaporkan temuannya kepada Kejaksaan Agung atau menyelesaikan secara internal. "Kami harus melihat dulu hasilnya," kata Joesman.
PT Pos Menggandeng BPKP
JAKARTA. PT Pos Indonesia makin gerah dengan tudingan bisnis jual beli (trading) batu bara. Karena itu, perusahaan jasa pengiriman jasa logistik pelat merah itu pun ingin membuktikan sendiri tudingan itu. Caranya, dengan menggelar investigasi internal untuk mengungkap penyelewengan anggaran oleh divisi Pos Jasa Logistik.PT Pos menargetkan investigasi tersebut dapat mengungkap dugaan trading batu bara yang terjadi di Pos Jasa Logistik wilayah Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, dan Lampung. "Indikasi pelanggaran sudah ada, kalau memang terbukti kami pastikan ada hukuman," kata Juru Bicara PT Pos R Joesman Kartaprawira di sela-sela acara kampanye "Ayo Ke Kantor Pos" di Kantor Pos Jakarta Barat, Rabu (20/8).Namun soal jenis hukumannya, Joesman masih menunggu hasil investigasi tersebut. Yang kelas, terdapat dua opsi bagi PT Pos, yakni melaporkan temuannya kepada Kejaksaan Agung atau menyelesaikan secara internal. "Kami harus melihat dulu hasilnya," kata Joesman.