PT SMI Salurkan Pembiayaan ke Pemkot Surabaya Rp 1,16 Triliun untuk Infrastruktur



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) memberikan pembiayaan daerah kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya senilai Rp 1,16 triliun. Adapun pembiayaan tersebut akan digunakan untuk pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU), pembangunan saluran air Gunungsari, serta penanganan saluran drainase.

Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI Faaris Pranawa mengatakan pembiayaan tersebut merupakan bagian dari dukungan PT SMI terhadap pembangunan infrastruktur perkotaan yang memiliki dampak luas bagi masyarakat dan perekonomian daerah. 

"Penerangan jalan dan pengendalian genangan di Surabaya kami lihat sebagai investasi yang mendukung kelancaran mobilitas ekonomi, menekan potensi kerugian akibat gangguan aktivitas warga dan pelaku usaha, sekaligus memperkuat daya tahan kota menghadapi perubahan iklim," ungkapnya dalam keterangan resmi, Selasa (11/8/2026).


Baca Juga: Investor Ritel Kuasai 51,1% Transaksi Saham, Kiwoom Sekuritas Fokus ke Nasabah Aktif

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa dukungan pembiayaan dari PT SMI akan membantu Pemerintah Kota Surabaya mempercepat penyediaan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Dia bilang selama ini, genangan di sejumlah titik kerap menghambat warga saat beraktivitas, terutama di jam-jam sibuk dan musim hujan. 

"Dengan pembiayaan tersebut, kami bisa mempercepat penanganan di titik-titik tersebut, sekaligus memperbaiki penerangan jalan yang selama ini dikeluhkan warga, khususnya di kawasan padat aktivitas malam hari. Tentu bukan proyek besar yang manfaatnya baru terasa bertahun-tahun ke depan, tetapi perubahan yang bisa langsung dirasakan warga Surabaya sehari-hari," tuturnya.

Lebih lanjut, Faaris menerangkan pembangunan saluran air Gunungsari dan penanganan saluran drainase akan mencegah potensi kerugian akibat banjir hingga Rp 471 miliar per tahun, sekaligus meningkatkan konektivitas dan kelancaran aktivitas masyarakat. 

Sementara itu, pemasangan PJU berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak penerangan jalan dan meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas, khususnya pada malam hari.

Secara keseluruhan, dia bilang proyek itu dapat memberikan multiplier effect sebesar 2,52 kali terhadap perekonomian Kota Surabaya. Adapun pembangunan tersebut juga mendukung Prioritas Nasional 2 dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 melalui upaya memantapkan kemandirian bangsa melalui swasembada energi, serta sasaran pembangunan Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan ketangguhan terhadap banjir di Surabaya.

Sebagai informasi, pembiayaan itu merupakan kelanjutan dari kerja sama pembiayaan antara PT SMI dan Pemerintah Kota Surabaya. Sebelumnya, telah dilakukan penandatanganan akta perjanjian pembiayaan pada 24 April 2026 dengan nilai pinjaman sebesar Rp 885,85 miliar untuk pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat, serta pengadaan lahan dan konstruksi Jalan Wiyung–Menganti.

Hingga Juni 2026, PT SMI mencatat total komitmen pembiayaan daerah sebesar Rp 37,41 triliun, dengan outstanding pembiayaan mencapai Rp 13,67 triliun. 

Baca Juga: Jasindo Syariah Perkuat Inklusi di Tengah Tekanan Bisnis Asuransi Syariah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News