PT SMI Salurkan Pembiayaan Rp 100 Miliar ke Pemkab Lampung Selatan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menyalurkan pembiayaan daerah sebesar Rp 100 miliar kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan untuk mendukung rekonstruksi 20 ruas jalan, dengan total panjang penanganan 53 kilometer. 

Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI Faaris Pranawa mengatakan pembiayaan itu diarahkan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, sekaligus memperkuat konektivitas, mobilitas masyarakat, dan kelancaran distribusi barang dan jasa di Kabupaten Lampung Selatan.

Faaris menerangkan pembiayaan infrastruktur daerah perlu diarahkan pada proyek yang memiliki manfaat nyata dan mampu memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat. Dia bilang rekonstruksi 20 ruas jalan itu bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi untuk memperbaiki konektivitas dan membuka akses ekonomi masyarakat Lampung Selatan. 


Baca Juga: Asuransi Astra Manfaatkan AI untuk Optimalisasi Proses Asuransi

"Jalan yang lebih baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan produk usaha masyarakat, sekaligus meningkatkan akses terhadap layanan publik. Kami berharap pembiayaan itu dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan memperkuat daya saing daerah,” ujar Faaris dalam keterangan resmi, Senin (14/9).

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mengatakan pembiayaan dari PT SMI menjadi bagian penting dalam upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan meningkatkan infrastruktur. Dia berharap rekonstruksi jalan tersebut dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, baik dalam memperlancar perjalanan sehari-hari maupun mendukung kegiatan ekonomi di berbagai wilayah. 

"Infrastruktur yang lebih baik juga akan memudahkan masyarakat mengakses pasar, sekolah, fasilitas kesehatan, dan pusat-pusat kegiatan lainnya,” ungkap Radityo.

Lebih lanjut, Faaris menerangkan rekonstruksi jalan tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung melalui peningkatan kualitas dan keselamatan jalan, pengurangan biaya operasional kendaraan yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp 40 miliar per tahun, serta peningkatan efisiensi mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan peternakan. 

Secara ekonomi, dia bilang proyek itu berpotensi memberikan multiplier effect sebesar 2,68 kali, yang berarti setiap tambahan pembiayaan Rp 1 untuk rekonstruksi ruas jalan berpotensi menciptakan output sebesar Rp 2,68 dalam perekonomian. 

Faaris mengatakan kerja sama tersebut makin memperkuat peran PT SMI dalam memperluas ruang fiskal pemerintah daerah melalui alternatif pembiayaan di luar Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Dia berharap dukungan pembiayaan daerah itu dapat memenuhi kebutuhan pendanaan pembangunan tanpa mengurangi ruang anggaran untuk menjaga keberlanjutan kebutuhan dan layanan publik lainnya. 

Asal tahu saja, hingga Juni 2026, PT SMI mencatat total komitmen pembiayaan daerah sebesar Rp 37,41 triliun, dengan outstanding pembiayaan mencapai Rp 13,67 triliun.

Baca Juga: Industri Pembiayaan Makin Selektif Salurkan Kredit, Ini Alasannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: