JAKARTA. PT Perkebunan Nusantara X (PTPN X) hari ini, Selasa (20/8) meresmikan pendirian pabrik bioetanol berkapasitas 30 juta liter per tahun. Bioetanol itu diproses dari bahan baku tetes tebu (molasses) yang akan dipasok dari Pabrik Gula (PG) Gempolkrep, Mojokerto, milik PTPN X. Bioetanol itu digunakan sebagai campuran bahan bakar premium dan dimanfaatkan untuk bahan bakar kendaraan bermesin. "Ini merupakan pabrik bioetanol berbasis tetes tebu pertama yang dimiliki BUMN. Ke depan tetes tebu harus dimanfaatkan untuk bioetanol," kata Menteri BUMN Dahlan Iskan dalam siaran pers yang diterima KONTAN. Pabrik bioetanol PTPN X ini diklaim mampu menghasilkan bioetanol dengan tingkat kemurnian 99,5% yang sangat ramah lingkungan. Dahlan mengatakan, pabrik bioetanol memang ada beberapa di Indonesia. Namun, semuanya adalah bioetanol dengan grade rendah.
PTPN X resmikan pabrik bioetanol
JAKARTA. PT Perkebunan Nusantara X (PTPN X) hari ini, Selasa (20/8) meresmikan pendirian pabrik bioetanol berkapasitas 30 juta liter per tahun. Bioetanol itu diproses dari bahan baku tetes tebu (molasses) yang akan dipasok dari Pabrik Gula (PG) Gempolkrep, Mojokerto, milik PTPN X. Bioetanol itu digunakan sebagai campuran bahan bakar premium dan dimanfaatkan untuk bahan bakar kendaraan bermesin. "Ini merupakan pabrik bioetanol berbasis tetes tebu pertama yang dimiliki BUMN. Ke depan tetes tebu harus dimanfaatkan untuk bioetanol," kata Menteri BUMN Dahlan Iskan dalam siaran pers yang diterima KONTAN. Pabrik bioetanol PTPN X ini diklaim mampu menghasilkan bioetanol dengan tingkat kemurnian 99,5% yang sangat ramah lingkungan. Dahlan mengatakan, pabrik bioetanol memang ada beberapa di Indonesia. Namun, semuanya adalah bioetanol dengan grade rendah.