PTPP akan melebarkan sayap ke pasar konstruksi luar negeri



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) bersiap melebarkan sayap menggarap proyek-proyek di luar negeri tahun depan.

Sekretaris Perusahaan PTPP, Yuyus Juarsa menuturkan melihat dari proyeksi ekonomi Indonesia di tahun depan, dunia usaha terlihat semakin menantang. Walau begitu, dia bilang Kementerian Keuangan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,2%.

"Hal ini memperlihatkan adanya optimisme pertumbuhan pada dunia usaha di tahun 2022," ujar Yuyus kepada Kontan.co.id, Senin (22/11).


Baca Juga: Saham BUMN konstruksi bergerak positif, begini rekomendasi saham dari analis

Dia mengungkapkan, PTPP juga menargetkan adanya pertumbuhan kinerja tahun depan. Menyongsong target pertumbuhan, emiten pelat merah ini merencanakan untuk melebarkan sayap ke pasar konstruksi di luar negeri.

"Meningkatkan portofolio proyek-proyek keberlanjutan seperti jalan dan jembatan, serta bangunan dengan fokus pada pemilik proyek dari pemerintah, BUMN dan kerjasama BUMN," jelasnya.

Tapi, dia belum bisa membeberkan terkait persiapan dana belanja modal atawa capital expenditure (capex) terkait rencana tersebut. Termasuk, proyeksi target kinerja di tahun depan.

Baca Juga: Saham BUMN konstruksi menguat, simak rekomendasi saham dari analis

Sampai dengan kuartal ketiga 2021, emiten BUMN ini telah menyerap dana capex sebesar Rp 1,8 triliun atau setara 65% dari target belanja modal sepanjang tahun. PTPP menggunakan capex untuk penyelesaian proyek investasi yang sudah dikembangkan pada tahun sebelumnya dan penyertaan pada entitas untuk pengelolaan infrastruktur.

"Untuk rencana penggunaan sisa dana akan difokuskan pada investasi yang sudah berjalan (carry over) pada induk dan anak perusahaan PTPP," pungkas Yuyus.

Baca Juga: Kas Emiten Makin Gendut di Tengah Pandemi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati