PTPP Jadi Pemimpin Konsorsium Lokal Proyek Pelabuhan Patimban Fase 1-2



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP Tbk (PTPP) bakal turut serta merealisasikan proyek pembangunan Pelabuhan Patimban Fase 1-2.

Sekretaris Perusahaan PTPP Bakhtiyar Effendi mengungkapkan, penandatanganan kontrak  Paket 6: Konstruksi Terminal Peti Kemas No. 2, Proyek Pembangunan Pelabuhan Patimban Fase 1-2 telah dilakukan pada tanggal 24 Oktober 2022 lalu.

Anggota konsorsium tersebut terdiri dari Penta-Ocean Construction Co Ltd, Toyo Construction Co Ltd, PTPP, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), dan PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON).


"Peranan PTPP dalam proyek ini merupakan leader konsorsium lokal (terdiri dari) PTPP, WIKA dan JKON," kata Bakhtiyar kepada Kontan.co.id, Minggu (30/10).

Baca Juga: Gandeng Konsorsium, Kemenhub Pastikan Proyek Pelabuhan Patimban Fase 1-2 Berlanjut

Bakhtiyar melanjutkan, nilai investasi dari proyek ini sebesar JPY 46,885 juta atau setara Rp 5,85 triliun. Dari jumlah tersebut, nantinya PTPP akan menanggung investasi sebesar 50% dari porsi investasi konsorsium lokal. Adapun, porsi investasi konsorsium lokal ini setara 30% dari total nilai kontrak.

Kontan.co.id mencatat, lingkup pekerjaan paket 6 ini meliputi pembangunan tambahan dermaga kontainer dengan panjang 419 meter, pekerjaan reklamasi untuk pembangunan terminal kontainer seluas 27 hektare, serta pengerukan alur pelayaran dan kolam pelabuhan hingga mencapai kedalaman 14 meter. Pekerjaan konstruksi paket 6 direncanakan akan berlangsung dalam waktu 34 bulan.

Lebih lanjut, pekerjaan paket 6 akan melengkapi pekerjaan pada proyek Pelabuhan Patimban Fase 1-1. Ketika pekerjaan paket 6 selesai, diharapkan kapasitas terminal peti kemas di Pelabuhan Patimban akan meningkat menjadi 2 juta twenty foot equivalent unit (TEUs) dan alur pelayaran di sana dapat dilalui oleh kapal-kapal peti kemas raksasa dengan ukuran tonase 61.000 DWT, yang mana kapal tersebut mampu mengangkut kapasitas hingga 4.600 TEUs.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati