PTPP Raih Kontrak Rp 970 Miliar, Garap Jalan Hauling Batubara Stage III di Sumsel



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP Tbk (PTPP) berhasil memperoleh kontrak pembangunan Jalan Hauling Batubara Stage III di Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan senilai  Rp970 miliar.

Pembangunan Jalan Hauling Batubara Stage III dilaksanakan melalui kerja sama operasi (KSO), dengan PTPP sebagai leader project dan porsi kepemilikan sebesar 65%. Proyek dengan skema Design and Build ini memiliki masa pelaksanaan selama 540 hari kalender untuk pekerjaan konstruksi.

Baca Juga: Medikaloka Hermina (HEAL) Tuntaskan Target Buka Dua Rumah Sakit Baru pada 2026


Adapun lingkup pekerjaan mencakup pembangunan jalan hauling sepanjang 52 km beserta sejumlah struktur pendukung, antara lain overpass, box culvert, dan box underpass. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo menyampaikan bahwa perolehan proyek ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat portofolio infrastruktur sekaligus mendukung kebutuhan konektivitas dan kelancaran logistik di wilayah Sumatera Selatan.

“Dengan pengalaman dan kapabilitas yang dimiliki serta didukung inovasi dan pemanfaatan teknologi dalam proses konstruksi, kami optimistis proyek ini dapat dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas, ketepatan waktu, dan keselamatan kerja, sekaligus memberikan nilai tambah bagi kelancaran rantai pasok energi nasional,” ujar Joko, dalam keterangannya, Senin (31/8/2026).

Pembangunan jalan hauling tersebut ditujukan untuk menyediakan jalur transportasi darat yang efisien, andal, dan aman dalam mendukung pengangkutan batu bara dari konsesi tambang menuju titik bongkar (point of discharge) atau pelabuhan. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan turut mendukung kelancaran rantai pasok energi nasional, khususnya di wilayah Sumatera Selatan.

Dalam pelaksanaan pekerjaan, PTPP mengedepankan inovasi dan pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses konstruksi yang lebih efektif dan terukur.

Baca Juga: YLKI Apresiasi Aturan Perlindungan Sisa Kuota Internet Sejumlah teknologi yang direncanakan antara lain pemetaan lahan menggunakan drone dan LiDAR, digitalisasi inspeksi QHSE, monitoring logistik berbasis barcode, Real-Time Working Progress, All-in-One Project Dashboard, serta penerapan Building Information Modeling (BIM), Augmented Reality (AR), dan Virtual Reality (VR).

Perseroan optimistis proyek pembangunan Jalan Hauling Batubara Stage III dapat dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas, ketepatan waktu, keselamatan dan kesehatan kerja, serta inovasi dan pemanfaatan teknologi di setiap tahapan pekerjaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News