PTPP Raih Proyek Pembangunan RSUD Mamuju Tengah Senilai Rp143,09 Miliar



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP Tbk (PTPP) memperoleh proyek pembangunan RSUD Kabupaten Mamuju Tengah dengan nilai kontrak sebesar Rp143,09 miliar. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan proyek ini menjadi bagian dari upaya pemerataan layanan kesehatan nasional, khususnya dalam memperluas akses fasilitas kesehatan di kawasan luar pusat pertumbuhan serta wilayah yang masih membutuhkan penguatan infrastruktur layanan kesehatan. 

“Pembangunan RSUD ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas layanan kesehatan melalui program peningkatan kelas rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C,” ungkap Joko, dalam siaran pers, Senin (8/6/2026). 

Baca Juga: Jumlah Pesanan Menurun, Gelombang PHK Masih Mengintai Industri Nasional


Nantinya, fasilitas rumah sakit mendukung pelayanan kesehatan yang lebih lengkap, mulai dari rawat jalan, rawat inap, instalasi gawat darurat (IGD), hingga fasilitas penunjang medis lainnya. 

Di samping itu, prolehan proyek ini menjadi bagian dari komitmen PTPP dalam mendukung pemerataan pembangunan nasional, khususnya di sektor kesehatan. 

Joko mengatakan, Kabupaten Mamuju Tengah yang berada di wilayah Sulawesi Barat masih memerlukan penguatan infrastruktur layanan publik guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. “Kehadiran RSUD dengan fasilitas yang lebih representatif diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan yang lebih cepat, modern, dan merata bagi masyarakat sekitar,” tuturnya. 

Pembangunan rumah sakit ini juga sejalan dengan program prioritas Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kualitas layanan dasar masyarakat, memperluas akses kesehatan, serta mempercepat pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang sehat dan produktif. 

“PTPP berkomitmen menghadirkan pembangunan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Melalui proyek RSUD Mamuju Tengah ini, perseroan berharap dapat mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan sekaligus memperkuat pemerataan fasilitas publik di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Joko Raharjo. 

PTPP sendiri memiliki pengalaman panjang dalam pembangunan berbagai fasilitas kesehatan di Indonesia, baik rumah sakit pemerintah maupun fasilitas kesehatan modern lainnya. 

Baca Juga: Akomodasi Ilegal Bakal Dihapus dari OTA, PHRI: Ciptakan Persaingan yang Adil

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News